Breaking News:

Teroris Serang Mabes Polri

'Keluar Sebentar' Pamitan Terakhir Terduga Teroris ZA, Ayah Ngaku Curiga, Tak Bisa Cegah Karena Ini

Ali memang sudah berprasangka ketika membaca pesan terakhir ZA di WhatsApp grup keluarga.

Istimewa dan Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Pamitan terakhir terduga teroris ZA, Ayah ngaku curiga, ini alasannya tak bisa cegah 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebelum emlakukan aksi teror di Mabes Polri, terduga teroris ZA, Zakiah, sempat mengirim pesan berisi pamitan untuk pergi.

Ayah dari terduga teroris, Ali, mengaku tak sempat mencegah anaknya melakukan aksi teror di Mabes Polri.

Meski begitu, Ali memang sudah berprasangka ketika membaca pesan terakhir ZA di WhatsApp grup keluarga.

"Dan ada kata-kata di WA grup keluarga yang bersangkutan akan pamit," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sejak mengirim pesan itu, ZA tak kunjung kembali ke rumahnya di Jalan Lapangan Tembak , Kelapa Dua Wtan, Ciracas, Jakarta Timur.

Orangtua yang khawatir bahkan sempat berniat untuk melaporkan kehilangan anak ke Polisi.

"Kata keluarganya sih tadinya sudah mau lapor ke kepolisian dari pagi jam 9 pagi sampai magrib belum pulang-pulang," kata Ketua RT Kasdi saat ditemui wartawan

ZA pergi keluar rumah sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jam setengah 9 keluar katanya 'mah saya mau keluar sebentar' tapi sampai seharian sampai magrib sampai meninggal itu enggak ada kabar," ucap Kasdi.

Sementara Tioria, Ketua RT 06 di lingkungan tempat tinggal ZA, sempat menanyakan pada Ali, ayah ZA, mengapa tak mencegah anaknya untuk pergi.

Halaman
1234
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved