Breaking News:

Ramadhan 2021

Hukum Puasa Ramadhan Jika Terinfeksi Covid-19, Tetap Berpuasa atau Dibatalkan?

ibadah Puasa Ramdhan diyakini dapat memulihkan sistem kekebalan tubuh selama menjalani bulan suci Ramadan.

Shutterstock
Ilustrasi puasa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menjalani ibadah Puasa Ramdhan diyakini dapat memulihkan sistem kekebalan tubuh anda selama bulan suci Ramadan.

Lantas, bagaimana dengan pasien Covid-19 atau yang terinfeksi virus corona? Tetap puasa atau dibatalkan?

Jika seseorang diketahui positif terinfeksi virus corona ( Covid-19), sangat disarankan bagi mereka untuk berbuka puasa demi menghindari komplikasi gangguan kesehatan.

Seperti yang disampaikan Ahli Gizi di Aster Hospital Mankhool Uni Emirat Arab (UEA), Sushma Ghag.

"Virus Covid-19 telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia dan menewaskan ribuan orang, terutama penderita immunodeficiency. Menjaga kebersihan yang baik dan sistem kekebalan yang kuat dianggap sebagai tindakan pencegahan yang efektif untuk melawan virus ini," kata Ghag.

Baca juga: Doa Niat Puasa Ramadhan Dilengkapi Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Baca juga: Manfaat Konsumsi Sayur dan Buah saat Sahur dan Buka Puasa, di Antaranya Bantu Jaga Stamina

Bacaan Niat Qadha/Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Rajab dan Doa Buka Puasanya
Bacaan Niat Qadha/Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Rajab dan Doa Buka Puasanya (mos.cms.futurecdn.net)

Ia kemudian menambahkan bahwa melakukan kegiatan olah raga modern dan mengkonsumsi nutrisi yang tepat juga menjadi faktor terpenting dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Sementara itu Dokter Umum di Klinik Aster Abu Shagarah, Dr Haris Chundiyan Moochi mengatakan vaksin Covid-19 bisa dilakukan saat berpuasa karena tindakan ini tidak akan membatalkan puasa.

Namun, jika seseorang mengalami demam atau gejala lain setelah melakukan vaksinasi saat berpuasa, maka mereka dianjurkan berbuka puasa dan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perhatian dan pengobatan yang diperlukan.

"Lebih baik tidak memaksakan diri berpuasa saat anda terdeteksi positif Covid-19 dan bergejala, karena anda mungkin perlu mengkonsumsi obat untuk menangani gejalanya. Jika seseorang positif Covid-19 tanpa gejala, mereka dapat terus berpuasa," kata Dr Moochi.

Sedangkan menurut Sushma, ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa berpuasa dapat berpengaruh positif terhadap sistem kekebalan tubuh.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved