Info Kesehatan

Cara Merawat Organ Kewanitaan Selama Menstruasi, Rajin Ganti Pembalut, Hindari Pakaian Dalam Ketat

Secara umum, organ vital milik kaum hawa ini dapat membersihkan dirinya secara alami.

Editor: Vivi Febrianti
net
Ilustrasi Miss V 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bagi perempuan, menjaga organ reproduksi agar tetap bersih sudah menjadi keharusan.

Salah satu organ reproduksi yang penting untuk diperhatikan adalah miss v.

Secara umum, organ vital kaum hawa ini dapat membersihkan dirinya secara alami.

Namun, bukan berarti perempuan harus bersikap tidak peduli.

Terutama saat perempuan tersebut mengalami menstruasi.

Keadaan ini membuat miss v mengalami kelembaban yang cukup tinggi sehingga berpotensi meningkatkan keberadaan bakteri jahat.

Dokter Hariyo Wirastomo P, Sp.Og. Jika terus dibiarkan, selain bakteri jahat yang bertumbuh di dalam vagina, perempuan dapat mengalami keputihan.

Pada dasarnya keputihan normal terjadi pada perempuan. Terutama saat akan dan sesudah mengalami menstruasi.

Namun akan menjadi tidak baik ketika keputihan mengalami perubahan warna dan berbau. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan selama menstruasi.

1. Rutin Mengganti Pembalut
Mengganti pembalut menurut dr Hariyo disesuaikan pada seberapa banyak darah yang keluar pada menstruasi. Namun setiap orang tentu mengalami kondisi yang berbeda-beda saat menstruasi.

Karenanya, tidak ada ketentuan berapa kali sehari pembalut harus diganti. Yang penting kebersihan dan kelembabanya dapat terjaga.

"Selama menstruasi tidak boleh terlalu lembab karena memicu bakteri yang tadinya sehat menjadi jahat,"katanya pada live streaming, Rabu (7/4/2021).

Skotlandia Menjadi Negara Pertama di Dunia yang Gratiskan Produk Pembalut Wanita
Skotlandia Menjadi Negara Pertama di Dunia yang Gratiskan Produk Pembalut Wanita (CNN.com)

2. Pilih Pembersih Khusus untuk Membersihkan Miss V

Kulit vagina berbeda dengan kulit pada bagian tubuh yang lain. Tingkat keasaman ada pH pada vagina lebih tinggi. Sehingga, butuh cairan pembersih khusus. Namun yang terpenting, dr Hariyo menyarankan untuk menggunakan cairan pembersih yang tidak mempunyai busa melimpah.

"Jangan malah senang pada sabun yang berbuah banyak sekali, karena bersifat basa sehingga...

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved