Safari Gemar Ikan, Masyarakat Didorong untuk Buat Sendiri Kolam Protein

Melalui Safari GemarIkan yamg merupakan gerakan memasyarakatkan  makan ikan berbagai stalkholder tak bosan mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
Ist
Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohrai dan Pemerintah Kota Bogor terus berkolaborasi mendorong masyarakat Kota Bogor untuk gemar makan ikan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohrai dan Pemerintah Kota Bogor terus berkolaborasi mendorong masyarakat Kota Bogor untuk gemar makan ikan.

Melalui Safari GemarIkan, Pemerintah Pusat tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan.

Tak hanya mengajak, pemerintah pusat dan pemerintah kota bersamaa DPR RI juga mendorong peningkatan konsusmsi ikan di masyrakat dengan berbagai program untuk pemenuhan pasokan ikan.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, di Kota Bogor ketahanan pangan mandiri sudah dimulai dengan kegiatan urban farming dan Bogor berkebun.

Selain mengembangkan potensi pertanian, kegiatan Bogor berkebun juga mendorong masyarakat untuk beternak ikan melalui swadaya masyarakat ataupun dengan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah.

"Kegiatan itu dikembangkan mendekatkan kepada masyarakat tujuannya adalah agar masyarakat memproduksi sendiri beternak sendiri dan mengkonsumsi sendiri," ujarnya saat mengahdiri acara Safari Gemarikan, di Baranangsiang Indah, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (17/4/2021).

Di lokasi yang sama Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati yang juga inisiator dalam program Safari GemarIkan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong dan mengawal program pemerintah pusat untuk tepat sasaran sampai kepada masyarakat.

"Sangat bangga karena pemerintah hadir, dan ini perlu dikawal perlu disosialisasikan kepada masyarakat perlu diedukasi," ujarnya.

Karena kata Endang banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari ikan.

Untuk itu pihaknya juga mendorong adanya kolaborasi anatara Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk bersinergi dan mengkolaborasikan program untuk ketahanan pangan dan pemenuhan pangan mandiri warga.

Endang memberikan contoh, dari kementerian LHK bisa mengolah sampah organik menjadi magot yang hasilnya bisa untuk perikanan dan pertanian.

"Kalau bersinergi kan bagus apalagi kalau dikawinkan dengan program dari kementerian pertanian kita kan punya program pangan lestari kita ingin kembangkan potensi lokal juga," ujarnya.

Tak hanya itu Ia juga mendukung kaum milenial untuk mencintai aktivitas dan kegiatan berkebun dan bertani.

Dilokasi yang sama Direktur Pemasaran Ditjend Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI Machmud megatakan bahwa selain konsumsi ikan laut masyarakat juga bisa mengkonsumsi ikan air tawar yang bisa dibudidayakan sendiri.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved