Breaking News:

Vaksin Nusantara Ternyata Digagas Terawan Sejak Jadi Menkes

Dirinya mengatakan pengembangan vaksin Nusantara memiliki konsep yang sangat rumit yakni dengan sel dendritik.

Warta Kota/henry lopulalan
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat kerja Komisi XI dengan Menkes, Dirut BPJS Kesehatan, Kepala BPOM, dan Kepala BKKBN tersebut membahas rencana kerja tahun anggaran 2020 di tiap institusi serta pembahasan isu-isu terkini seperti kenaikan iuran BPJS Kesehatan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Andani Eka Putra mengungkapkan Vaksin Nusantara ternyata sudah digagas oleh Terawan Agus Putranto sejak menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Vaksin Nusantara dikembangkan dengan konsep berbasis sel dendritik.

"Iya setahu saya sudah menjabat sudah menjalani," kata Andani dalam diskusi dalam diskusi virtual Polemik Trijaya, Sabtu (17/4/2021).

Andani mengungkapkan saat itu pemerintah juga sudah mengetahui adanya gagasan vaksin Nusantara oleh Terawan.

Saat itu, Andani mengatakan vaksin Nusantara digagas dengan sama dengan vaksin Merah Putih.

Tujuan pengembangan vaksin Nusantara juga untuk menghasilkan vaksin nasional.

"Sudah, saya pikir sudah ada begitu prosesnya tapi saya enggak tahu persis ya. Tapi kalau saya lihat berita-berita yang ada vaksin ini sama dengan vaksin merah putih. Digagas hampir sama polanya dengan tujuan untuk menghasilkan vaksin nasional," ungkap Andani.

Baca juga: Safari GemarIkan, Masyarakat Didorong untuk Buat Sendiri Kolam Protein

Baca juga: Punya Firasat Nagita Hamil, Pengasuh Rafathar Sengaja Bohongi Sang Majikan Gara-gara Ini

Dirinya mengatakan pengembangan vaksin Nusantara memiliki konsep yang sangat rumit yakni dengan sel dendritik.

"Vaksin dendritik ini kalau saya katakan agak ribet ya. Berbeda dari vaksin-vaksin yang lain, posisi itu agak ribet," pungkas Andani.

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny K. Lukito enggan memberikan komentar saat peneliti vaksin sel dendritik atau vaksin Nusantara tetap melanjutkan tahapannya meski tak sesuai rekomendasi pihaknya.

"Terkait vaksin nusantara ya kami tidak bisa menjawab, ya jawaban kami bagaimana hasil penilaian Badan POM terkait fase pertama uji klinik fase 1 vaksin dendritik atau vaksin nusantara adalah belum bisa dilanjutkan ke uji klinik fase dua, sudah clear ya sampai di situ," tegasnya dalam konferensi pers virtual bersama BPOM RI secara virtual, Jumat (16/4/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terawan Ternyata Gagas Vaksin Nusantara Sejak Jadi Menkes, https://www.tribunnews.com/corona/2021/04/17/terawan-ternyata-gagas-vaksin-nusantara-sejak-jadi-menkes.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak

Editor: khairunnisa
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved