Breaking News:

KRI Nanggala Hilang Kontak

Capres Nurhadi Bercanda Soal KRI Nanggala 402, Kena Batunya Saat Sedang Pijat : Banyak Teman Protes

Capres bohongan Nurhadi asal Desa Golantepus, Kecamaran Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini diamankan anggota TNI.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TribunJogja
Capres fiktif Nurhadi posting tak senonoh soal KRI Nannggal 402 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Capres fiktif Nurhadi rupanya juga turut diangkut akibat tulisannya soal KRI Nanggala 402.

Capres bohongan Nurhadi asal Desa Golantepus, Kecamaran Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini diamankan anggota TNI.

Hal tersebut dikarenakan postingan Nurhadi soal kapal selam KRI Nanggala 402.

Diketahui, Nurhadi mengunggah gambar laut dengan dibumbui kalimat seperti berikut:

"Waduh kapal selam kenapa tenggelam ya, waduh kenapa pula Anda tenggelam dalam s*l*ngk*ng*n dan di dalam isi kurang ya,"

Tanpa tunggu waktu lama, akibat postingannya itu Nurhadi lantas diangkut jajaran TNI.

Nurhadi sendiri tak menampik kejadian ini.

Ia mengaku sudah menghapus postingan tersebut.

"Iya benar saya unggah Minggu pagi dan sorenya saya hapus karena banyak kritik.

Dan tadi pagi saya didatangi dua orang yang mengaku anggota TNI AL untuk klarifikasi," kata Nurhadi dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Nurhadi mengaku memposting hal itu hanya sekadar untuk menghibur.

Capres-Cawapres fiktif Nurhadi-Aldo yang kini sedang viral
Capres-Cawapres fiktif Nurhadi-Aldo yang kini sedang viral (Instagram Nurhadi-Aldo)

"Saya tidak bermaksud apa-apa dan seperti biasa hanya guyonan menghibur.

Sekali lagi saya minta maaf kepada TNI terkhusus TNI AL, jika postingan saya tidak baik," tutur Nurhadi.

Nurhadi bercerita, sesaat ia posting banyak orang yang protes.

Nurhadi mengaku tak bermaksud untuk menghina atas kejadia KRI Nanggala 402.

Capres Nurhadi posting kalimat tak senonoh soal KRI Nanggala 402
Capres Nurhadi posting kalimat tak senonoh soal KRI Nanggala 402 ()

"Begitu saya unggah postingan itu, tiba-tiba banyak teman-teman saya protes.

Saya pun kaget, ini cuma guyonan dan tidak bermaksud apa-apa, apalagi menghina.

Salahnya di mana jika dibaca baik-baik. Saya juga tahu bakal dilihat banyak orang, sehingga tidak mungkin saya menghina.

Namun terlepas dari itu saya meminta maaf sebesar-besarnya," kata Nurhadi.

Nurhadi memposting meme tak pantas itu pada Minggu (25/4/2021).

Capres parodi Nurhadi-Aldo saat diundang di acara Rosi Kompas TV
Capres parodi Nurhadi-Aldo saat diundang di acara Rosi Kompas TV (Live Streaming Kompas TV/Rosi)

Ia mengaku menghapusnya pada sore harinya.

Lalu pada Senin (26/4/2021) pagi, Nurhadi melakukan aktivitas seperti biasa sebagai tukang pijat.

Nurhadi lalu didatangi beberapa pria dari TNI AL di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Nurhadi lalu dibawa ke kantor Pasar Brayung.

Di sana Nurhadi diminta klarifikasi soal postingan tentang KRI Nanggala 402.

Nurhadi juga diminta meminta maaf pada TNI AL.

Dalam video berdurasi pendek tersebut nampak Nurhadi berbicara dengan wajah penyesalan duduk di kursi didampingi seorang yang diduga anggota TNI AL berpakaian sipil di sebuah ruangan.

"Selamat pagi untuk marinir seluruh Indonesia, TNI AL terutama.

 Saya secara pribadi atas nama Nurhadi dan keluarga memohon maaf sebesar-besarnya.

Dan yang telah menerima musibah semoga diberikan ketabahan kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT," tutur Nurhadi.

"Kamu bilang apa tadi di status," tanya seorang pria yang diduga anggota TNI AL yang berdiri di samping Nurhadi sembari menyenggol lengan Nurhadi dengan kepalannya.

Cuplikan video amatir yang mengejutkan khalayak tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram "infokomando".

Komentar Soal Istri Prajurit KRI Nanggala 402

Pria diduga pemilik akun Facebook (FB) bernama Imam Kurniawan menangis saat diamankan anggota TNI.

Penangkapan itu karena komentar tak senonoh Imam Kurniawan di akun Facebooknya soal istri prajurit KRI Nanggala 402 yang tenggelam.

Awalnya, grup Facebook 'Aliansi Kuli Seluruh Indonessia (AKSI), memposting foto dan tulisan duka cita atas tenggelamnya KRI Nanggala 402.

Akan tetapi, Imam Kurniawan bukannya berempati.

Ia malah memberikan komentar tak senonoh, yang menyebut akan menyetubuhi istri para prajut KRI Nanggala 402.

"Disaat kapal selam mu tenggelam disitu istrimu ku *w*," tulis Imam Kurniawan dalam kolom komentar.

Sontak, sejumlah pengguna FB lain langsung mengecam komentar tersebut.

Ada juga yang menggalang dana untuk memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa menangkap pemilik akun Imam Kurniawan.

Tak butuh waktu lama, setelah melakukan penelusuran akhirnya diketahui di mana posisi Imam berada.

Pihak TNI langsung menciduk Imam Kurniawan yang sedang berada dirumahnya tersebut.

Saat ditangkap TNI, Imam Kurniawan sempat berontak sambil menangis histeris.

"Itu kan saya enggak tahu kejadian awalnya gimana. Aku waras kok, aku punya istri dan anak. Aku punya tanggung jawab," kata Imam  Kurniawan, di sebuah akun Instagram mak_inpoh.

Imam menjelaskan bahwa dirinya sehari-hari bekerja sebagai seorang petani dari pagi sampai sore.

Waktu untuk memegang handphone baru malam bisa dia lakukan setelah pulang bertani.

Sehingga, Imam Kurniawan pun menduga bahwa akun Facebooknya itu dibajak.

Bahkan, setelah postingan itu viral, Imam Kurniawan mengaku kaget banyak pesan DM masuk.

"Aku enggak tahu sama sekali, enggak sadar. Dan aku posisinya pun langsung buka HP gitu kan, Bang.

Ya udah langsung tuh tertera notifikasi aku tuh viral gini, jadi buronan, dan permintaan pertemanan itu banyak," kata Imam Kurniawan.

"Banyak kali pesan masuk sampai bawah. Aku langsung sesak dan kaget sama sekali enggak menyangka," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved