Breaking News:

Vaksin Telah Ditemukan, Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir ? Ini Prediksi Ahli

Menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman, ada tiga hal yang perlu dipahami.

Editor: khairunnisa
Tumisu/Pixabay
ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Awalnya penurunan kasus infeksi Covid-19 yang terjadi di India beberapa pekan terakhir menjadi kabar baik.

Bahkan positivity rate Covid-19 di India jauh berada di Indonesia karena telah sampai di bawah 5 persen.

Namun dalam beberapa waktu belakangan, India mengalami 'badai' infeksi Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi.

Setidaknya terjadi 349.691 kasus harian, rekor lagi dalam empat hari beruntun.

Hingga kini, India mencatatkan jika angka total orang yang terinfeksi Covid-19 adalah 16,96 juta.

India menjadi negara terparah kedua di dunia setelah AS.

Baca juga: Tidak Dibayar Penuh, Segini Nominal THR PNS 2021 yang Masuk Rekening, Tunjangan Kinerja Ditiadakan

Di sisi lain ibu kota New Delhi, satu orang meninggal setiap empat menit akibat tertular virus corona.

Dari kasus di India saat ini, ada beberapa pesan yang bisa diambil.

Menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman, ada tiga hal yang perlu dipahami.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved