Breaking News:

Ramadhan 2021

Jangan Keliru, Begini Cara Menghitung Zakat Fitrah yang Benar, Lengkap dengan Keutamaannya

Sebelum membayar zakat fitrah, ada baiknya untuk mengetahui lebih dulu bagaimana cara menghitung zakat fitrah yang benar.

Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Soewidia Henaldi
lescahiersdelislam.fr
Ilustrasi/Cara menghitung zakat fitrah yang benar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebelum membayar zakat fitrah, ada baiknya untuk mengetahui lebih dulu bagaimana cara menghitung zakat fitrah yang benar.

Hal ini dilakukan agar Anda tidak keliru saat membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan 2021 ini.

Selain mengetahui cara menghitung zakat fitrah yang benar, perlu diketahui pula keutamaan dalam membayar zakat.

Berikut ini cara menghitung zakat fitrah yang benar, baik dengan uang tunai maupun beras.

Zakat fitrah adalah zakat jiwa yang dibayarkan saat bulan Ramadan hingga jelang shalat Idul Fitri.

Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Mohamad Arifin Purwakananta, menjelaskan formula perhitungan zakat fitrah di Indonesia setiap tahunnya menggunakan standar beras 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter beras.

Jumlah beras yang dibayarkan untuk zakat fitrah adalah berlaku sama di daerah manapun di Indonesia.

"Standar yang dipakai dalam zakat fitrah 2,5 kilogram beras dengan harga beras setempat," jelas Arifin seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Hukum Berbohong di Bulan Ramadhan, Bisa Batalkan Puasa? Ini Penjelasan Ustaz

Tidak hanya beras, pembayaran zakat fitrah juga bisa diganti dengan uang tunai.

Namun, untuk perhitungan zakat fitrah dengan uang tunai, besarannya berbeda-beda sesuai dengan harga beras atau makanan pokok lainnya di wilayah tersebut.

Contoh untuk daerah Jawa Barat, harga beras 2,5 kilogram yakni kisaran Rp 25.000 - 40.000.

Berarti, besaran uang tunai untuk zakat fitrah yang dibayarkan yakni kisaran Rp 25.000 - 40.000 per orang.

Jika dalam sebuah keluarga terdapat 3 orang, berarti zakat yang dikeluarkan sebesar Rp 120.000 apabila memilih harga beras tertinggi.

Begitupun untuk wilayah lainnya, berapa besar zakat fitrah yang harus dibayar yakni mengikuti harga 2,5 kilogram beras atau makanan pokok lain di daerahnya masing-masing

Salah satu poin penting adalah ketentuan, zakat fitrah boleh ditunaikan dan disalurkan sejak awal Ramadan tanpa harus menunggu malam Idul Fitri.

Follow us :

Keutamaan membayar zakat fitrah

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh setiap pemeluk agama Islam, bagi yang mampu.

Tak hanya sebagai penyempurna rukun Islam, zakat fitrah ternyata memiliki dampak positif baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Berikut beberapa keutamaan zakat fitrah yang dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, baznas.go.id:

1. Membayar zakat fitrah merupakan cara kita mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadan.

2. Dengan menunaikan zakat fitrah berarti kita juga menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap orang yang kurang mampu.

3. Zakat fitrah juga menjadi sarana kita menebarkan kebahagiaan di hari Idul Fitri.

Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadhan 2021? Ini Ciri-ciri Kedatangannya dan Doa yang Dianjurkan Dibaca

Apa saja jenis zakat selain zakat fitrah ?

Masih sedikit orang yang belum mengetahui apa saja jenis zakat yang harus dibayarkan setiap bulan maupun menjelang Idul Fitri.

Padahal, semua umat Muslim harus tahu jenis zakat dan cara menghitungnya.

Pasalnya, zakat adalah sebagian harta yang disisihkan untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. 

Seseorang yang beragama Islam serta mampu secara finansial dan telah mencapai batas minimal bayar zakat atau nisab, wajib hukumnya membayar zakat. 

1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah umumnya diberikan dalam bentuk uang atau beras. Zakat ini wajib dikeluarkan semua umat Islam menjelang Idul Fitri.

Tujuan pemberian zakat fitrah itu sendiri adalah biar semua orang bisa mengonsumsi makanan yang layak saat lebaran.

Buat besarannya, zat fitrah ditetapkan sebanyak 3,5 liter dari makanan pokok yang biasanya kamu konsumsi setiap hari.

Baca juga: Boleh Dibayar Sejak Awal Ramadhan, Ini Waktu yang Lebih Afdol Membayar Zakat Fitrah serta Keutamaan

2. Zakat Maal

Sementara zakat maal adalah zakat berupa uang yang tersedia dalam beberapa kategori, yaitu pajak penghasilan, pajak hasil panen, pajak perhiasan, dan kekayaan lainnya.

Orang yang wajib membayar zakat maal adalah mereka yang udah merdeka atau bukan budak, berakal, dan juga udah baligh.

Selain itu, harta yang dimiliki juga udah memenuhi nishab atau takaran buat berzakat.

Perhitungan zakat maal adalah 2,5 persen x besarnya harta yang kamu miliki dan tersimpan selama satu tahun. Harta tersebut berupa emas, hasil panen, tabungan, rumah, dan tanah.

Orang yang memiliki kewajiban membayar zakat maal adalah mereka yang jumlah kekayaannya sudah mencapai 85 kali harga satu gram emas.

Contohnya: penghasilanmua dalam satu tahunsebesar Rp 80 juta. Di sisi lain harga emas per gram adalah Rp 600 ribu. Maka nishab-nya adalah 85 x Rp 600 ribu yaitu Rp 51 juta.

Jadi, harta yang kamu miliki berada di atas nisab. Nah, ketentuan perhitungan yang harus kamu berikan yaitu 2,5 persen x Rp80 juta, atau sebesar Rp2 juta.

Berita terkait Ramadhan 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved