Breaking News:

Mudik Lebaran

Menhub Sebut Lebih dari 1,5 Juta Orang Telah Mudik Selama Lebaran 2021

Budi mengklaim, angka tersebut menjadi bukti bahwa larangan mudik tahun ini efektif menekan pergerakan masyarakat.

Editor: Vivi Febrianti
Wartakota/Muhammad Azzam
Titik penyekatan Larangan Mudik 1442 Hijriyah/ 2021, Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang kembali ramai dilintasi pemudik, Senin (10/5/2021) malam. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan lebih dari 1,5 juta orang telah mudik selama masa pengetatan larangan mudik Lebaran 2021.

Data ini merupakan akumulasi jumlah pemudik yang telah melakukan pergerakan pada masa pengetatan larangan mudik tanggal 20-5 Mei dan masa peniadaan mudik lebaran tanggal 6-17 Mei.

"Kecenderungan masyarakat itu kalau dibiarkan maka 33 persen mereka akan mudik. Kalau akan dilarang, itu turun menjadi 11 persen. Pada saat pelarangan, di mana kampanye sudah dilakukan, turun lagi jadi 7 persen. Setelah itu kita melakukan aksi-aksi, termasuk Polri, maka akan turun lagi. Menurut catatan kami kurang lebih 1,5 juta lebih sedikit (telah mudik)," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Situasi Terkini di Pos Pengamanan Cibinong Bogor H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Ramai Lancar

Budi mengklaim, angka tersebut menjadi bukti bahwa larangan mudik tahun ini efektif menekan pergerakan masyarakat.

Itu ditandai dengan menurunnya tingkat mobilitas masyarakat, baik melalui jalur darat, laut, dan udara.

"Jadi apa yang kita lakukan cukup efektif, dan ini ditandai bahwa di sektor udara, di sektor laut, dan di sektor KA itu turun sampai 10 persen," tutur Budi.

Pengetatan mobilitas penduduk akan kembali dilakukan dalam masa pasca-mudik idul Fitri yang berlaku pada 18-24 Mei.

Baca juga: Emosi Para Pengendara yang Diputar Balik di Bogor, Ngaku Asisten Pejabat hingga Tetangga Bupati

Selain itu, Kementerian Perhubungan secara konsisten terus melakukan survei terkait efektivitas dari penerapan kebijakan larangan mudik 2021.

"Kami, secara konsisten, hari ini nanti akan melakukan survei ke terminal ASDP juga di Bandara Ngurah Rai Bali, bagaimana pergerakan itu dan bagaimana kita secara efektif melakukan testing antigen di beberapa tempat," ujar Budi.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved