Fakta Baru Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, Targetnya 4 Wanita, Pelaku Beraksi Pakai Obat Flu

Fakta terbaru kasus pembunuhan berantai di Kulon Progo. Dua wanita muda menjadi korban dalam kasus pembunuhan berantai tersebut.

Pixabay.com
Ilustrasi - Fakta terbaru kasus pembunuhan berantai di Kulon Progo. 

Meski sempat menyantapnya sedikit, R tetap merasa lemas dan pusing.

Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk mengambil diam-diam gawai milik R.

"Karena merasa soto tidak enak maka tidak jadi dimakan. Pencuriannya sudah terjadi karena HP ini sudah berpindah ke saku pelaku," kata Munarso.

R sadar kenekatan NAF, HP pun kembali dan kasus selesai begitu saja.

Semantara target lain, C merupakan mantan kakak kelasnya semasa sekolah.

NAF nekat melancarkan aksi pada C beberapa jam sebelum kejahatannya pada Takdir.

Awalnya NAF dan C hanya jalan keliling-keliling sepanjang siang hari.

“Karena C terus dihubungi ibunya, maka tidak lama. Modusnya, pelaku membawa ke tempat sunyi tapi belum menemukan tempat yang pas karena C terus ditelepon ibunya," katanya.

Hingga akhirnya C pun selamat.

Diketahui bahwa apa yang disampaikan target selamat ini menjadi keterangan yang menguatkan bahwa kasus ini pembunuhan berantai dan terencana.

Atas perbuatannya, NAF terancaman hukuman mati ataupun hukuman seumur hidup.

“(Karena itu) kasus dengan tersangka NAF ini dapat dikatakan pelaku pembunuhan berantai, karena ada dua korban meninggal. Namun, sebelum kejadian yang mengakibatkan korban, pelaku sudah melakukan hal serupa pada calon korban (lain),” kata Munarso.

(Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved