Breaking News:

Banyak Pengendara Motor Jadi Korban di Perlintasan Kereta Cikabon, Ini Respon Camat Parungpanjang

Icang mengatakan, perbaikan perlintasan rel kereta api (KA) itu masuk dalam rencana pembangunan, berbarengan dengan jalur khusus tambang. 

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
istimewa
Pengendara motor sering terjatuh di perlintasan Cikabon tepatnya di Jalan Raya Moh Toha Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNGPANJANG - Camat Parungpanjang, Icang Aliyudin bereaksi atas keluhan masyarakat terkait banyaknya pengendara sepeda motor yang terjatuh di perlintasan Cikabon tepatnya di Jalan Raya Moh Toha Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Icang mengatakan, perbaikan perlintasan rel kereta api (KA) itu masuk dalam rencana pembangunan, berbarengan dengan jalur khusus tambang. 

"Selama ini perbaikan sudah dilakukan, namun sering dilalui truk tambang rel di perlintas KA, sudah sering di beton dan hotmik, karena sering dilintasi truk tambang jadi cepat rusak," ujarnya.

Lebih lanjut, Icang menegaskan, pihaknya sudah melaporkan ke pemerintahan Daerah, hingga pemerintah Pusat terkait banyaknya kendaraan yang sering terjatuh dan tergelincir ketika turun hujan.

"Pengendara yang sering terpeleset itu yang tidak biasa, sebetulnya masalah ini biasa, yang berkaitan dengan adanya jalur yang di lalui truk tambang, sehingga mobil-mobil besar merusak rel KA, sering turun naiknya atau amblas relnya karena sering dilintasi truk tambang," ucapnya.

Icang pun menambahkan, jika tidak dilintasi truk hasil pengangkut tambang, jalan tersebut pasti tidak bermasalah. 

"Seperti di perlintasan Tenjo, apakah bermasalah? tidakkan, karena tidak dilalui truk tambang, kami sudah melaporkannya, bahkan ke Pusat, dengan kejadian mobil yang tertabrak kereta api kemarin, kementrian perhubungan," bebernya.

Ditempat berbeda, kepala Desa Parungpanjang, Mohamad Syahlan mengatakan, dirinya sudah melaporkan keluhan masyarakat kepada kepala setasiun.

Kata Robin, banyaknya pengendara sepeda motor terjatuh karena posisi rel kereta yang melintang, sehingga pengendara saat melintas seakan melawan ombak.

"Sudah saya sampaikan kepala Setasiun, harus ada perubahan rel, karena pengendara seakan melawan arus. Namun, kata KS saat itu kondisi perbaikan perlintasan KA sudah bagus," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved