Misteri Kematian Wanita Hamil di Lubang Septic Tank Terungkap, Keluarga: Dia Pura-pura Mencari

polisi sebelumnya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, yang merupakan benda-benda milik korban.

Penulis: Damanhuri | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase Tribun Pekanbaru
Fakta Baru Kasus Wanita Hamil Tewas di Septic Tank, Tanda di Leher Jadi Petunjuk, Ini Hasil Autopsinya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus kematian wanita hamil yang jasadnya ditemukan di lubang bekas septic tank akhirnya terungkap.

Korban Siti Hamidah (32) ternyata tewas dibunuh oleh suaminya sendiri bernama Alex Iskandar Putra.

Pelaku Alex ditangkap di daerah Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (22/6/2021) sore kemarin.

Seperti diketahui, jasad Siti Hamidah ditemukan di lubang bekas galian di septic tank di Perumahan Griya Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Selasa (8/6/2021) lalu.

Baca juga: Oknum Polisi Perdaya Gadis 16 Tahun di Polsek, Korban Diperiksa Lalu Dikunci Dalam Ruangan

pelaku pembunuhan wanita jhamil di septic tank Kampar, Riau ditangkap (ist Tribun Pekanbaru)
pelaku pembunuhan wanita jhamil di septic tank Kampar, Riau ditangkap (ist Tribun Pekanbaru)

Ia tewas bersama janin bayi dalam kandungannya yang terjubur di dalam lubang tersebut.

Hukum Mati

Keluarga meminta kepada aparat penegak hukum agar memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

"Harapan saya dihukum seberat-beratnya, atau hukuman mati. Soalnya adik saya dibunuh seperti tidak manusia, seperti hewan adik saya dibunuh. Apalagi dalam keadaan hamil 7 bulan," kata kakak kandung korban, Ahmad Sutanto, Rabu (23/6/2021).

Ahmad mengaku, pihak keluarga sudah dihubungi polisi mengenai pelaku sudah berhasil diringkus.

Namun, ia belum mengetahui motif aksi keji yang dilakukan tersangka.

Pasalnya menurut Ahmad Sutanto, pihak keluarga selama ini tahunya tersangka dan korban baik-baik saja.

"Selama ini yang kita tengok di rumah, orang ini ( tersangka dan korban) kita dengar nggak pernah ribut. Kok tiba-tiba kejadian kayak gini, kami sangat terkejut. Sangat menyayangkan peristiwa ini," urai Ahmad Sutanto, Rabu (23/6/2021) siang.

Ahmad pun mengatakan pelaku sempat berpura-pura mencari korban bersama keluarga.

"Dia ( tersangka) yang bunuh, dia pula yang pura-pura mencari korban bersama keluarga. Saya tidak terima, hukum berat, kalau bisa hukuman mati. Nyawa dibalas nyawa," tegasnya lagi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved