Pembunuh Wanita Hamil di Septic Tank Ditangkap, Keluarga Geram Tahu Sosoknya : Dia Bunuh Kayak Hewan
Setelah dua minggu diburu polisi, si pembunuh wanita hamil dalam septic tank kini sudah tertangkap.
Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Karena menurutnya, Siti Hamidah sang adik dibunuh seperti hewan, padahal korban sedang hamil 7 tahun.
Namun, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap tersangka kepada pihak kepolisian.
"Harapan saya dihukum seberat-beratnya, atau hukuman mati.
Soalnya adik saya dibunuh seperti tidak manusia, seperti hewan adik saya dibunuh. Dia bunuh adik saya kayak hewan. Apalagi dalam keadaan hamil 7 bulan," papar Ahmad Sutanto.
Baca juga: Arti Kedutan di Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa, Tak Melulu Dikaitkan dengan Pertanda Baik
Pihak keluarga disebutkan Ahmad Sutanto, mengaku sudah dihubungi polisi jika tersangka sudah berhasil diringkus.
Akan tetapi, Ahmad Sutanto belum mengetahui motif aksi keji yang dilakukan tersangka.
Apalagi ketika korban dinyatakan hilang, pelaku yang merupakan suami korban sempat ikut pura-pura mencari.
"Dia (tersangka) yang bunuh, dia pula yang pura-pura mencari korban bersama keluarga. Saya tidak terima, hukum berat, kalau bisa hukuman mati. Nyawa dibalas nyawa," tegasnya lagi.

Penangkapan pelaku ini rupanya sesuai dengan dugaan polisi.
Saat hasil autopsi korban berhasil, polisi sempat memberi sinyal, bahwa indikasi pelaku pembunuhan Siti Hamidah adalah orang dekat, alias suaminya sendiri.
Dalam proses pencarian terhadap tersangka, polisi sebelumnya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, yang merupakan benda-benda milik korban.
Adapun barang bukti yang dimaksud, yaitu berupa 1 unit sepeda motor warna biru bernomor polisi BM 5330 AAQ yang disita dari adik terduga pelaku, sebuah cincin emas yang disita dari ibu terduga pelaku serta sebuah handphone yang disita dari anak terduga pelaku.
Baca juga: Modus Pesan Pijat, 3 Pelaku Gilir Wanita Muda hingga Pingsan, Suami Menunggu di Luar Kamar
Kronologi penemuan mayat
Temuan mayat Siti Hamidah, pertama kali bermula karena adanya kecurigaan pihak keluarga dan masyarakat di sekitar lokasi, yang mencium aroma busuk.
Apalagi, Siti Hamidah diketahui menghilang sudah sejak 21 Mei 2021 lalu. Tak diketahui di mana keberadaannya.