Virus Corona di Bogor
Banyak Warga yang Terpapar Covid-19, Akses Masuk Perumahan Griya Katulampa Bogor Diperketat
Kasus Covid-19 di Kota Bogor sudah tahap darurat, dalam sehari penambahan kasus positif mencapai 200 orang.
Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KATULAMPA -- Kasus Covid-19 di Kota Bogor semakin mengkhawatirkan, data terkini menyebutkan jumlah kasus positif Covid pada Kamis (24/6/2021) kemarin mencapai 297 per hari.
Jumlah ini jadi rekor terbanyak sejak Covid menyebar di Kota Bogor.
Akibatnya keterisian ruang isolasi di 23 rumah sakit di Kota Bogor semakin menipis.
Bahkan sejumlah rumah sakit, satu diantaranya RSUD Kota Bogor harus menambah ruang isolasi bagi pasien Covid-19.
Melonjaknya kasus Covid-19 juga terjadi di Perumahan Griya Katulampa, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor.
Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, jumlah warga yang terpapar Covid-19 mencapai 36 orang.
"Hari ini sudah mencapai 36 orang, kebanyakan warga Blok B, termasuk ada anak kecil," kata seorang warga Griya Katulampa kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (25/6/2021).
Puluhan warga yang terpapar Covid-19 di Griya Katulampa, satu diantara Ketua RW 10.
Baca juga: Kelurahan Pabuaran Bojonggede Akan Gelar Vaksinasi Covid, Targetkan 1.000 Warga
Mengantisipasi melonjaknya penyebaran virus corona di Perumahan Griya Katulampa, pengurus RT mengambil inisiatif pembatasan aktifitas warga, khususnya bagi warga luar perumahan.
Seperti yang dilakukan pengurus RT 2/10 dengan membatasi operasional portal.
"Sementara kita lakukan pembatasan jam operasional portal ke RT 2. Ini agar aktifitas warga dari luar komplek lebih terpantau," ujar Andreas pengurus RT 2.
Selain diberlakukan buka tutup portal, satu portal yang berbatasan dengan RT lain ditutup total.
"Kita juga mewajibkan warga yang keluar rumah memakai masker. Jika kita temukan warga yang berkeliaran tanpa masker, akan kita langsung ingatkan," kata Dani Purwanto pengurus RT 2 lainnya.
Baca juga: Keterisian RS Covid di Kota Bogor Sudah 83 Persen, Lebih dari 2.000 Orang Masih Sakit
Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat dikonfirmasi terkait kasus Covid-19 di Kota Bogor meminta warga yang terpapar melakukan isolasi mandiri.
"Jika tidak gejala, lakukan isoman karena rumah sakit full," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/griya-katulampa-portal.jpg)