Pasangan Santri Digerebek saat Tengah Malam di Kamar Hotel, Satpol PP: Katanya Lagi Jualan Kalender

Empat orang yang terjaring razia adalah dua remaja laki-laki dan dua perempuan mareka yang sedang berada dalam satu kamar hotel

Tayang:
Penulis: Damanhuri | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Surabaya.tribunnews/Mohammad Romadoni
empat remaja ngaku santri digerebek Satpol PP di kamar hotel 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Empat orang santri tak berkutik saat digerebek saat tengah malam di dalam kamar hotel.

Empat orang yang terjaring razia adalah dua remaja laki-laki dan dua perempuan mareka yang sedang berada dalam satu kamar hotel diwilayah Kecamatan Kelurahan Jagalan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Santri yang saling berpasangan itu terjaring dalam rajia yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Mojokerto.

"Hasil razia malam tadi kami mengamankan dua pasangan bukan suami istri di Hotel Slamet di mana satu kamar ada dua perempuan dan dua laki-laki," terang Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto, Kamis (1/7/2021).

FOLLOW JUGA:

Menurut Fudi Harijanto, empat ABG ini merupakan santri dan santriwati dari Magelang, Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pasangan santri ini telah menginap dua hari di hotel tersebut.

Baca juga: Kisah Gadis Gagap 2 Malam Diperdaya Pria Berusia 35 Tahun, Berawal Kenalan dari Nomor Nyasar

Mereka bukan pasangan suami istri sehingga terjaring dalam rajia petugas.

Pengakuan Santri

Petugas Satpol PP terpaksa membawa empat orang santri yang tengah berada dalam satu kamar hotel tersebut untuk dilakukan pembinaan.

Menurut Fudi Harijanto, berdasarkan keterangan bersangkutan mereka mengaku sebagai santri dan santriwati dari Pondok Pesantren (Ponpes) Jawa Tengah.

Kepda petugas, para santri ini tengah berjualan kalander di wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Kisah Gadis 17 Tahun Dipaksa Melayani Ayah Kandung Tengah Malam, Awalnya Korban Diminta Menginap

Baca juga: Misteri Tengkorak Dalam Mobil Bak Terungkap, Korban Ternyata Ayah dan Anak yang Hilang 2 Tahun Lalu

Empat orang yang terjaring razia adalah dua remaja laki-laki dan dua perempuan mareka kepergok berada dalam satu kamar hotel.
Empat orang yang terjaring razia adalah dua remaja laki-laki dan dua perempuan mareka kepergok berada dalam satu kamar hotel. (Surabaya.Tribunnews.com/Mohammad Romadoni)

Namun, para santri ini tak bisa menunjukan bukti surat keterangan dari pondok pesantren.

"Pengakuan mereka berjualan kalander dari pondok Jawa Tengah, iya di Magelang namun ketika kami minta surat keterangan dari Ponpes bersangkutan tidak dapat menunjukan," jelasnya.

Fudi mengatakan petugas terpaksa mengamankan pasangan bukan suami istri itu dari kamar hotel menuju ke dalam truk Satpol PP guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved