Melihat Tempat Jagal RPH Terpadu Kota Bogor, Ada Tempat Penampungan Hingga Pasar Hewan

Tak jauh dari arah pintu masuk sebelah kiri jalan terdapat satu bangunan yang difungsikan untuk proses jagal

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
RPH Terpadu Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor memiliki Rumah Pemotongan Hewan (RPH) terpadu di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Berada di atas lahan seluah 5,8  hektare RPH ini memiliki berbagai fasilitas.

Tak jauh dari arah pintu masuk sebelah kiri jalan terdapat satu bangunan yang difungsikan untuk proses jagal

Di dalam bangunan tersebut ada berbagai ruangan mulai dari ruang penyembelihan atau ruang jagal, kemudian tempat mencuci jerohan atau dalaman hewan, ruang distribusi instalasi pengolahan limbah, ruang mencuci tangan, ruang pemotongan daging dan berbagai ruangan perlengkapan lainnya.

Selain itu di dalam bangunan utama juga dilengkapi dengan sistem rel (railling system) dan alat penggantung karkas yang didisain khusus dan disesuaikan dengan alur proses untuk mempermudah proses pemotongan dan menjaga agar karkas tidak menyentuh lantai dan dinding.

Kepala UPTD RPH Terpadu Kota Bogor Didong Suherbi mengatakan bahwa sejak didirikan RPH semua perlengkapan dan design bangunan dan fasilitas yang ada sudah sesuai dengan standar rumah potong hewan.

"Seperti dilihat tadi di dalam kita dilengkapi berbagai ruangan khusus, jadi setiap bagian ada ruangannya dan untuk mengangkat dagunf dan memindahkan daging yang sudah disembelih kita gunakan mesin mekanikal dan ada ralling sistem," katanya Rabu (14/7/2021).

RPH Terpaku Kota Bogor
RPH Terpadu Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Selain itu RPH Terpadu Kota Bogor juga dilengkapi dengan dokter hewan dan juru sembelih halal atau pemotongan hewan sesuai syariat

Selain bangunan utama, RPH Terpadu Bubulak juga dilengkapi dengan tempat penampungan hewan dan pasar hewan.

"Untuk pelayanan pemotongan hewan ada sapi, kerbau, kambing, domba juga ayam, untuk pasar hewan ada hari selasa dan sabtu," ujarnya.

Jika dihari normal biasanya RPH ini bisa menyembelih 35 hingga 50 ekor sapi perhari.

Namun ketika memasuki masa pandemi Covid-19 di akhir 2019 jumlah pemotongan hewan terus mengalami penurunan.

"Sekarang itu dalam sehari paling hanya 10 - 15 ekor, memang sejak akhir 2019 itu turun ditambah perparah hingga saat ini terus turun," katanya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengecek kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) Terpadu milik Pemerintah Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengecek kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) Terpadu milik Pemerintah Kota Bogor. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Didong menjelaskan dengan menggunakannjasa RPh dan membeli hewan ternak di RPH pembeli bisa mendapatkan hewan dengan jaminan kesehatan.

Sehingga pembeli bisa memastikan langsung hewan yang di beli dalam keadaan sehat sebelum disembelih.

"Pertama kalau beli hewan disini sesuai syariat kemudian kalau komplain bisa langsung karena disini ada pemeriksaan ante mortem kesehatan  hewan sebelum dipotong dan setelah dipotong ada pemeriksaan lagi namanya pemeriksaan post mortem hati jantung limpa usus ginjal paru paru semuanya sehat, kalau tidak sehat diafkir," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved