Breaking News:

Terima Draft Kebijakan Umum Anggaran, DPRD Janji Utamakan Program Prioritas

draft KUA-PPAS tersebut disampaikan terlebih dahulu oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pada rapat Paripurna.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Dok.Humpro DPRD Kota Bogor.
DPRD Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor telah menerima draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Sebelum diserahkan draft KUA-PPAS tersebut disampaikan terlebih dahulu oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pada rapat Paripurna.

Dalam rapat yang digelar secara online itu, Bima Arya menyampaikan bahwa rancangan KUA-PPAS 2022 merupakan rancangan anggaran ditahun ketiga pemerintahan Bima Arya - Dedie Rachim dan masih akan berfokus pada penanganan pandemi Covid-19.

"Sebagaimana arahan Pemerintah Pusat, bahwa Tahun 2022 diprediksi APBD masih terdampak dan fokus pada penanggulangan Covid19 baik dari sisi pendapatan maupun belanja, begitu pula APBD Kota Bogor yang fokus pada adaptif dan tanggap Covid19. Adaptif dalam menyesuaikan pendapatan yang terdampak pandemi dan tanggap dalam penanganan Covid-19," ujar Bima.

Lebih lanjut, Bima menyampaikan Target Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,1 Trilyun yang terdiri dari Rp. 1,2 Trilyun bersumber dari Pendapatan Asli Daerah dan Rp 858 Milyar bersumber dari DAU dan Dana Bagi Hasil.

Lalu, terkait pendapatan dari DAK dan Bantuan Keuangan Provinsi, masih dilakukan koordinasi lanjut dengan Pemerintah Pusat, Pemprov Jabar dan DKI.

"Sedangkan target Belanja Daerah sebesar Rp 3,4 Triliun, dimana Rp 44 Milyar direncanakan untuk anggaran kuratif dan rehabilitatif penanganan Covid19, salah satunya berupa penyediaan fasilitas isolasi," katanya.

Sedangkan untuk target pembangunan dan program prioritas, dijelaskan oleh Bima diantaranya adalah Pembangunan GOR Kecamatan yang terintegrasi dengan pusat kuliner sebesar Rp 18 Milyar.

Lalu, penataan Kawasan Batu Tulis, melalui pembebasan lahan sebesar Rp 5,3 Milyar dengan tujuan untuk mendorong pariwisata yang menjadi identitas Kota Bogor yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap perekonomian warga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved