Anak Akidi Tio yang Sumbang Rp 2 Triliun Ditangkap Polisi, Fakta soal Donasi Hoaks Kini Terungkap

Fakta baru terkuak, uang sumbangan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio ternyata tidak ada.

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
Tribun Sumsel
Anak Akidi Tio yang Sumbang Rp 2 Triliun Ditangkap Polisi, Fakta soal Donasi Hoaks Kini Terungkap 

Dokter keluarga Akidi Tio, Prof dr Hardi Darmawan beberapa waktu lalu mengurai sosok mendiang Akidi Tio.

Pun dengan pekerjaan dan sumber kekayaan almarhum Akidi Tio.

Prof dr Hardi Darmawan menyebut almarhum Akidi Tio adalah seorang pengusaha di bidang pembangunan dan kontraktor asal Langsa, Aceh Timur.

“Almarhum itu pengusaha di bidang perbesian dan kontainer,” ujar Hardi, dilansir dari Kompas tv.

Baca juga: Heboh Niko Al Hakim Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Live IG, Prilly Ngaku Jijik: Lo Pikir Keren?

Bekerja 48 tahun sebagai dokter pribadi keluarga Akidi Tio, dr Hardi Darmawan tentu tahu betul soal keluarga sang pengusaha.

Terlebih, dr Hardi Darmawan lah yang yang membantu keluarga Akidi Tio menyerahkan bantuan senilai Rp 2 Triliun tersebut.

"Saya juga kaget saat ditelpon anaknya untuk menyerahkan bantuan ini, karena memang nilainya besar," tutur dr Hardi Darmawan.

Perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio (kedua dari kanan) menyerahkan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Selatan, Senin (26/7/2021)
Perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio (kedua dari kanan) menyerahkan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Selatan, Senin (26/7/2021) (Facebook Polda Sumsel)

Menurut Hardi, Akidi memiliki 7 anak di mana enam orang di antaranya tinggal di Jakarta dan satu orang tinggal di Palembang.

Akidi Tio sendiri semasa hidup pernah menetap di Palembang.

“Semua anaknya pengusaha, mendiang bapak Akidi juga berpesan kepada anaknya jika sukses dalam bidang usaha apapun agar membantu orang miskin,” ujar Hardi.

Baca juga: Subsidi Gaji untuk Karyawan Cair Rp 1 Juta, Cek Kriteria Pekerja Dapat Bantuan dari Pemerintah

Hardi mengungkapkan, keluarga Akidi Tio sering membantu masyarakat, termasuk beberapa panti jompo di Palembang dan warga yang terdampak pandemi.

“Seperti kepada orang-orang yang melakukan isolasi mandiri, mereka banyak membantu misalnya kirim makanan. Hanya saja memang tidak dipublikasi," ujar dr Hardi Darmawan.

Pihak keluarga kini menyerahkan sepenuhnya pada Pemprov Sumsel untuk menggunakan dana hibah itu untuk seluruh kebutuhan penanganan Covid-19.

"Itu amanah dari keluarga beliau. Apalagi memang saat ini banyak sekali terjadi masalah, baik dari rumah sakit, peralatan, nakes, macam-macam. Diharapkan, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat,” imbuh Hardi.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved