Viral Video Mirip Langit Terbelah di Pacitan Jawa Timur, BMKG Sebut Ada 2 Kemungkinan
Keberadaan video tersebut membuat sejumlah warganet berspekulasi bahkan percaya fenomena itu merupakan pertanda akan terjadinya gempa bumi.
"Awan ini (terjadi) kerena ada pertemuan dua masa udara dengan kelembapan atau kandungan uap air yang berbeda, dua hal yang memungkinkan, dipengaruhi oleh pertemuan angin regional dengan angin laut atau darat atau terbentuk pada garis front dua masa udara yang berbeda kandungan uap airmya," jelas dia.
Baca juga: Terbukti Ampuh ! Vaksin Sinovac Manjur Cegah Kematian Covid-19, Ini Hasil Penelitiannya
Lintasan pesawat jet
Sedangkan kemungkinan kedua, awan ini diduga terbentuk akibat lintasan pesawat jet.
Daryono menjelaskan, biasanya jika kejadian itu disebabkan pesawat maka jejaknya relatif kecil.
Diameter awannya lebih kuat dengan warna langit.
"Contrail (jejak uap air) ini umurnya sangat pendek biasanya dalam skala menit bisa hilang, bentuknya mirip awan cirrus," papar Daryono.
Daryono menambahkan, dua dugaan itu muncul karena tayangan video viral di sosial media yang tidak begitu jelas.
Fenomena biasa
Meski demikian, ia memastikan, awan membentang yang disebut membelah langit itu merupakan fenomena atmosferik biasa.
Bukan pertanda akan terjadi gempa besar atau bencana lainnya.
Selama ini, imbuh dia, memang sebagian masyarakat ada yang menduga bahkan percaya keterkaitan antara bentuk awan lurus di langit dengan pertanda akan terjadi gempa.
Hanya saja, dugaan itu masih sangat spekulatif. Pasalnya belum ada kajian ilmiah yang membuktikan kebenarannya.
Demikian pula belum terbukti secara empiris.
"Yang pasti awan tersebut merupakan fenomena atmosferik biasa. Untuk itu kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan isu yang berkembang dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pesan Daryono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/langit-belah-pacitan.jpg)