Info Kesehatan
Waspadai Bahaya Badai Sitokin bagi Penderita Covid-19, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Gejala badai sitokin pada penderita Covid-19 bisa parah dan mengancam jiwa.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badai sitokin pada penderita Covid-19 kembali menjadi pembicaraan setelah presenter Deddy Corbuzier mengaku mengalaminya belum lama ini.
Deddy Corbuzier mengaku hampir mati karena terkena Covid-19 dan mengalami badai sitokin.
Lantas, apa itu badai sitokin? Bagaimana gejala dan cara mencegah badai sitokin pada penderita Covid-19?
Sindrom badai sitokin mengacu pada sekelompok kondisi medis ketika sistem kekebalan memproduksi terlalu banyak sinyal inflamasi, kadang-kadang menyebabkan kegagalan organ dan kematian.
Melansir dari Very Well Health, badai sitokin bukanlah penyakit, melainkan masalah medis serius yang dapat terjadi karena beberapa penyebab tertentu.
Kondisi ini juga kadang-kadang disebut sindrom pelepasan sitokin, CRS, atau hanya badai sitokin.
Badai sitokin mendapat perhatian lebih karena pandemi Covid-19.
Badai sitokin tampaknya menjadi bagian dari alasan beberapa orang dengan Covid-19 mengalami kondisi yang serius.
Baca juga: Mengenal Badai Sitokin pada Penderita Covid-19, Dapat Sebabkan Kematian, Waspadai Gejalanya
Apa itu badai sitokin?
Secara garis besar, badai sitokin adalah riam respons imun yang berlebihan.
Kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius.
Sistem kekebalan mengandung banyak komponen berbeda yang membantu tubuh melawan infeksi.
Kondisi ini mencakup berbagai jenis sel yang berkomunikasi satu sama lain melalui molekul sinyal, yang dikenal sebagai sitokin.
Terdapat berbagai jenis stokin dengan fungsi yang berbeda-beda.
Beberapa membantu merekrut sel-sel kekebalan lainnya, sementara yang lainnya membantu dengan produksi antibodi atau sinyal rasa sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona10.jpg)