Info Kesehatan

Ramai Istilah Covid-22, Benarkah Virus Varian Baru yang Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar

Sebagian besar orang bingung dengan istilah ini. Apakah ini istilah resmi baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), CDC, atau organisasi lainnya?

Editor: Tsaniyah Faidah
PIRO4D/Pixabay
Penjelasan mengenai istilah Covid-22 yang disebut varian baru lebih berbahaya dari Delta 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru-baru ini istilah Covid-22 sedang ramai di media sosial.

Lantas apa sebenarnya Covid-22? Benarkah ini merupakan virus varian baru yang lebih berbahaya dari Delta?

Seperti kita tahu, Covid-19 merujuk pada penyakit yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2.

Angka "19" di akhir kata Covid merujuk pada tahun virus itu terdeteksi untuk pertama kalinya, Desember 2019.

Sementara itu, virus corona terus bermutasi menghasilkan begitu banyak varian.

Dengan kata lain, tidak ada istilah Covid-20 atau Covid-21 karena semua varian yang muncul selama pandemi berasal dari garis keturunan atau keluarga yang sama dengan SARS-CoV-2.

Baca juga: Kasus Covid Melandai, Anies Baswedan Janjikan Pembelajaran Tatap Muka Digelar 30 Agustus

Varian Alpha, Beta, Delta, Gamma, Lambda, dan varian lainnya yang masuk dalam variant of concern atau variant of interest WHO, semuanya berasal dari mutasi progresif pada materi genetik SARS-CoV-2 asli.

Untuk diketahui, variant of concern atau varian yang diwaspadai merupakan kategori yang diberikan pada varian virus corona yang lebih menular, menyebabkan penyakit lebih parah, mengurangi netralisasi oleh antibodi, atau kebal terhadap pengobatan dan vaksin.

Sementara variant of interest atau varian minat masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk sepenuhnya memahami karakteristiknya.

Dengan kata lain, semua varian ini merupakan turunan dari versi awal yang mulai menyebar.

Lantas, apa itu Covid-22?

Hingga Senin (24/8/2021) sore, ada lebih dari 58 ribu twit tentang Covid-22 dari seluruh dunia.

Sebagian besar orang bingung dengan istilah ini. Apakah ini istilah resmi baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), CDC, atau organisasi lainnya?

Dilansir dari Forbes, Senin (24/8/2021), Bruce Y. Lee yang seorang Profesor Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di City University of New York (CUNY) menjelaskan bahwa istilah Covid-22 muncul dari apa yang disampaikan oleh Sai Reddy, PhD, seorang profesor imunologi di ETH Zurich, Swiss.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved