Nasib Pilu Sopir Taksi Online Diculik hingga Mobil Dirampas, Ternyata Didalangi Wanita Pengusaha

Sopir taksi online di Makassar menjadi korban penculikan dan pencurian. Sopir taksi online itu dibuang di daerah Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Damanhuri
Kolase TribunnewsBogor.com/ TribunTimur.com Muslimin Emba
Terungkapnya kasus penculikan dan perampokan di Makassar, sopir taksi online jadi korban. 

"Unit jatanras Porlestabes Makassar berhasil mengamankan tiga orang yang diduga pelaku dari kasus penculikan dan pencurian terhadap salah satu warga Makassar, sopir taksi online di daerah Makassar," kata Iptu Afhi Abrianto kepada wartawan, Sabtu (28/8/2021) siang.

Berdasarkan hasil interogasi sementara, para pelaku mengakui perbuatannya.

Mereka mengaku dikoordinir oleh seseorang.

"Ketiga dari pelaku yang kami amankan kami telah interogasi dan mengambil keterangan mereka semua mengiyakan dan mengkonfirmasi mereka mereka dikoordinir oleh satu orang yang masih kami kejar," ujarnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman saat merilis kasus penculikan dan perampokan sopir taksi online di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (3082021) siang.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman saat merilis kasus penculikan dan perampokan sopir taksi online di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (3082021) siang. (TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA)

Afhi melanjutkan otak penculikan sekaligus pencurian itu mengiming-imingi ke pelaku dengan imbalan uang puluh juta rupiah.

"Dari hasil interogasi kami, pihak mereka mengakui ada dana yang disiapkan oleh yang menyuruh. Mereka terima Rp 40 juta untuk melakukan pekerjaan ini dimana 30 juta diterima di awal dan 10 juta diterima setelah mengeksekusi," ungkap Afhi.

Pelaku utama diamankan

Kabar terbatu, otak di balik penculikan sekaligus pencurian telah diamankan.

Otak aksi yang menimpa sopir taksi online itu ternyata seorang wanita.

Dia adalah wanita berinisial NA (31) asal Jakarta yang merupakan pengusaha kafe.

Baca juga: Sering Nangis, Istri Muda Yosef Curhat Tertekan Dituduh dalam Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia

Baca juga: Pembunuhnya Masih Bebas, Mendiang Amalia Datangi Sepupu Lewat Mimpi, Minta Dibacakan Yasin 40 Kali

Setelah didalami, wanita itu rupanya sempat menjalin hubungan asmara dengan korban.

Di sisi lain, korban sendiri telah memiliki seorang istri.

"Pelaku utama atau yang mengotaki kasus ini, perempuan NA itu sudah menjalin hubungan asmara dengan korban AR yang sudah beristri," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman saat merilis kasus itu di Mapolrestabes Makassar, Senin (30/8/2021) siang.

Diketahui bahwa hubungan keduanya itu diketahui oleh istri korban.

Bahkan istri sah korban sampai mendatangi rumah NA.

NA dilabrak oleh istri sah korban di depan orang tua.

"Hal itu membuat orang tua pelaku (NA) marah dan meninggalkan NA sehingga pelaku (NA) sakit hati dan merencanakan aksi pencurian kekerasan ini ke korban (AR)," ujarnya.

(TribunTimur.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved