Breaking News:

Info Kesehatan

Meski Sudah Vaksin, Masih Bisa Terkena Badai Sitokin Covid-19? Simak Penjelasan Dokter

badai sitokin akan membahayakan jika imunnya diproduksi dalam jumlah yang berlebihan, palagi di musim pandemi Covid-19.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Tumisu/Pixabay
ilustrasi pencegahan virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Badai sitokin kembali ramai diperbincangkan ketika beberapa waktu yang lalu Deddy Corbuzier mengaku mengalami badai sitokin setelah dinyatakan positif Covid-19.

Sebagian ada yang menyangka jika sitokin adalah penyakit.

Namun, sitokin sendiri nyatanya berguna bagi tubuh. 

Sitokin merupakan protein yang memberikan sinyal pada sistim imun ketika ada virus atau bakteri yang masuk.

Sehingga sel imunitas akan aktif melawan virus atau kuman yang masuk. 

Namun, sitokin akan membahayakan jika diproduksi dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini lah yang dapat menyebabkan badai sitokin

Sehingga dapat menimbulkan peradangan semakin luas sehingga membuat penyakit memberat.

Lantas bagaimana orang yang telah melakukan vaksin? Apakah dapat terhindar badai sitokin?

Baca juga: Waspada Badai Sitokin Penyebab Kematian Pasien Covid-19, Simak Cara Mengatasinya

Menurut Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr dr Erlina Burhan M Sc Sp P(K), seharusnya orang yang sudah vaksin tidak akan mengalami badai sitokin.

"Secara teori tidak terjadi. Karena sudah divaksin, yang membentuk antibodi pada vaksin.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved