Info Kesehatan
Sama-sama Menyerang Saluran Pernapasan, Kenali Beda Gejala Kanker Paru dan Covid-19
Dengan kemiripan beberapa gejala yang terjadi pada pasien, masyarakat cukup sulit membedakan infeksi Covid-19 atau penyakit kanker paru.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penyakit baru Covid-19 dan kanker paru memiliki gejala yang hampir mirip yakni infeksi di saluran pernapasan.
Dengan kemiripan beberapa gejala yang terjadi pada pasien, masyarakat cukup sulit membedakan, apakah keluhan yang dirasakan merupakan infeksi Covid-19 atau penyakit kanker paru.
Untuk mengetahuinya, simak perbedaan gejala yang terjadi pada pasien terinfeksi Covid-19 dan pasien terdiagnosis kanker paru
Gejala kanker paru
Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang pertumbuhannya berawal dari organ paru dan dapat menyebar atau metastasis ke organ tubuh lainnya, seperti getah bening dan otak.
Penyakit kanker paru sendiri memiliki ragam faktor risiko, seperti merokok (aktif maupun pasif), paparan terhadap zat yang dapat menyebabkan kanker (radon, asbes, zat radioaktif, senyawa kimia, karsinogenik dan asap kendaraan), riwayat terapi radiasi paru-paru, polusi udara, faktor keturunan dan riwayat terinfeksi HIV.
Namun, dari berbagai faktor risiko pemicu terjadinya kanker pada paru tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik RSCM, Dr dr Ikhwan RInaldi SpPD-KHOM, M.Epid, FINASIM, FACP mengatakan, keluhan adanya kanker paru tahap awal biasanya sangat mengganggu saluran pernapasan.
Baca juga: Meski Sudah Vaksin, Masih Bisa Terkena Badai Sitokin Covid-19? Simak Penjelasan Dokter
Berikut beberapa gejala kanker paru yang patut Anda curigai.
1. Nyeri dada
2. Batuk berkepanjangan
3. Gangguan pernapasan
4. Kelelahan
5. Darah pada dahak
6. Penurunan berat badan dan nafsu makan
7. Pusing atau nyeri pada pasien kanker paru dengan penyebaran sel kanker ke tulang atau otak
Baca juga: Efek Infeksi Covid-19 Disebut Sama Dengan Gigitan Ular Berbisa, Ini Hasil Temuan Ilmuwan
Gejala Covid-19
Covid-19 merupakan penyakit baru yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, yang muncul sejak akhir tahun 2019, dan masih berlangsung hingga saat ini.
Sejak awal penyakit ini disebut dengan pneumonia China, karena menyebabkan pasien yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 ini mengeluhkan gejala pada saluran pernapasan.
Mulai dari demam tinggi di atas 37,5 derajat Celcius, batuk, hingga gangguan pernapasan seperti sesak napas.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, saat ini diketahui bahwa infeksi virus baru penyebab pandemi Covid-19 ini telah menyebabkan berbagai gejala-gejala baru yang harus kita waspadai karena tingkat penularannya yang cukup tinggi.
Baca juga: Syarat Ibu Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Boleh Lakukan Isoman, Perhatikan Hal Penting Ini
Berikut beberapa gejala Covid-19 yang perlu diwaspadai.
1. Demam
2. Batuk
3. Gangguan pernapasan
4. Kelelahan
5. Nyeri otot
6. Kehilangan indera perasa dan penciuman
7. Pusing
8. Radang
9. Pilek
10. Mual dan muntah
11. Diare
Baca juga: Pamer Penurunan Kasus Covid-19 di Jakarta, Anies Beberkan Strateginya ke Kepala Daerah Dunia
"Bila terkena Covid-19, survival (harapan hidup) pasien kanker paru lebih rendah daripada jenis kanker lain," jelas Ikhwan dalam diskusi daring Hari Kanker Paru Sedunia 2021, Kamis (26/8/2021).
"Beberapa penelitian menunjukkan, pasien dengan kanker paru dan mereka yang memiliki penyakit ganas terkait hematologi tampaknya memiliki risiko kematian tertinggi akibat infeksi SARS-CoV-2 (Covid-19)," tambahnya.
Oleh karena itu, Ikhwan mengingatkan, bagi masyarakat yang sudah memiliki beberapa gejala di atas, harus segera konsultasi dan memeriksakan diri ke dokter.
Jika gejala yang Anda miliki ternyata adalah kanker paru, maka deteksi dini atau penemuan kanker ini pada stadium awal akan membantu memperbesar angka survival.
Selain itu, jika kanker paru diketahui lebih dini, maka mitigasi atau pencegahan dari infeksi Covid-19 bisa dilakukan semaksimal mungkin, untuk meminimalisir risiko buruk jika menderita keduanya.
Ikhwan menegaskan, pencegahan seoptimal mungkin juga sangat diperlukan bagi pasien-pasien yang saat ini memang sudah terdiagnosis kanker paru dan sedang menjalani perawatan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berisiko Sebabkan Kematian, Ketahui Beda Gejala Kanker Paru dan Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/paru-paru_20180214_153304.jpg)