5 Pegawai KPI Terseret Dugaan Pelecehan, Arie Kriting Sindir Kerja KPI Sensor Adegan TV : Percuma
Para artis dan pekerja seni ikut menanggapi kasus pelecehan seksual yang dilakukan 5 pegawai KPI
Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
"Mari kita kawal, teman-teman," tulis Ernest Prakasa di laman Twitternya.
Semnetara itu, Arie Kriting sindir kerja KPI yang dulu sibuk menyensor adegan di televisi.
“Kejadian ini adalah bukti bahwa upaya kami melakukan pengawasan sensor untuk hal-hal yang membawa kesan sensual di layar kaca adalah hal yang percuma.
Karena semua ini kembali pada pribadi masing-masing. Untuk itu kami putuskan membubarkan diri. Sekian dan terima kasih," tulis Arie Kriting.
Baca juga: Ernest Prakasa Komentari Penangkapan Coki Pardede karena Narkoba: Semoga Jadi Pembelajaran
Korban Minta Tolong ke Jokowi
Kejadian tersebut, membuat korban merasa trauma dan kehilangan kestabilan emosi.
Bahkan kata dia, kondisi ini telah membuat dirinya merasa stres merasa dihinakan bahkan mengalami trauma yang berat.
"Kadang di tengah malam, saya teriak teriak sendiri seperti orang gila. Penelanjangan dan pelecehan itu begitu membekas, diriku tak sama lagi usai kejadian itu, rasanya saya tidak ada harganya lagi sebagai manusia, sebagai pria, sebagai suami, sebagai kepala rumah tangga," katanya.
Tak tinggal diam, MS mengaku sudah membuat laporan ke berbagai pihak, termasuk Komnas HAM hanya saja dirinya diminta untuk meneruskan laporan tersebut terlebih dahulu ke pihak kepolisian.
Kendati begitu, keputusannya untuk membuat laporan ternyata malah membuat rekannya makin merundung dan mencibir dengan menyatakan kalau dirinya merupakan makhluk yang lemah.
"Sejak pengaduan itu, para pelaku mencibir saya sebagai manusia lemah dan si pengadu. Tapi mereka sama sekali tak disanksi dan akhirnya masih menindas saya dengan kalimat lebih kotor," ucapnya.
Baca juga: Jadwal SKD CPNS Bogor 2021 Lengkap dengan Lokasi Tes, Cek Lagi Dokumen yang Harus Dibawa
MS bahkan mengaku sempat tidak kuat untuk melanjutkan pekerjaan di KPI, hanya saja dirinya menyebut tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk tetap bisa bekerja.
"Saya tidak kuat bekerja di KPI Pusat jika kondisinya begini. Saya berpikir untuk resign, tapi sekarang sedang pandemi Covid-19 dimana mencari uang adalah sesuatu yang sulit," kata MS.
Di akhir, melalui pesan tersebut, dirinya berharap mendapat atensi lebih dari Presiden RI Joko Widodo untuk dapat menindaklanjuti insiden ini.
Sebab kata dia, sudah terlalu sering dirinya menerima cacian, rundungan hingga pelecehan seksual di lingkungan kerja KPI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-5-pegawai-kpi-terseret-pelecehan-seksual-arie-kriting-sindir-kerja-kpi-sensor-adegan-tv.jpg)