Kantongi Hasil Labfor, Polisi Pastikan Dalang Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Bakal Terungkap
Kombes Erdi A Chaniago mengungkap saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan hasil laboratorium forensik (labfor).
Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah 3 minggu menyelidiki kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, polisi mulai mendapatkan titik terang.
Diakui polisi, pihaknya segera mengumumkan siapa dalang di balik kematian Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).
Hal itu diucapkan pihak kepolisian usai hasil laboratorium forensik kasus pembunuhan Tuti dan Amalia keluar.
Seperti diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard itu sudah berlalu selama 23 hari.
Hingga kini, polisi belum mengungkap siapa pembunuh Tuti dan Amalia yang jasadnya ditemukan di rumahnya di Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Desa Ciseuti, Kabupaten Subang.
Bak menemukan titik terang, polisi menyebut pihaknya bakal segera mengungkap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.
Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago, mengatakan kini polisi telah mengantongi hasil laboratorium forensik terkait kasus pembunuhan ibu dan anak.
Baca juga: Dituduh sebagai Pelaku Pembunuh Tuti dan Amalia di Subang, Yosef Merasa Risih
Kombes Erdi A Chaniago mengungkap saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan hasil laboratorium forensik (labfor).
"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," ujar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/9/2021).
Karenanya, pihak kepolisian pun bekerja keras dan berupaya mengungkap pelaku kejahatan tersebut.
Menurut Kombes Erdi A Chaniago, pembunuh Tuti dan Amalia bakal terungkap dalam waktu dekat.
"Sejauh ini, kita tunggu saja dari penyidik. Nanti dalam waktu dekat insyaallah akan kita ungkap semuanya, terutama yang melakukan kejahatan," ujar Kombes Erdi A Chaniago.

Guna mengembangkan hasil lab forensik tersebut, polisi kembali akan memanggil sejumlah saksi.
Untuk diketahui hingga saat ini jumlah saksi yang telah diperiksa adalah 23 orang.
Dalam waktu dekat, polisi akan memeriksa beberapa saksi dari 23 orang tersebut.