Manfaat Alpukat
Jangan Dimakan dalam Keadaan Perut Kosong, Ini Pantangan Makan Alpukat yang Perlu Diketahui
Alpukat merupakan buah kaya akan vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Alpukat merupakan buah kaya akan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.
Itu sebabnya, alpukat banyak dikonsumsi orang untuk menjaga kesehatan bahkan menyembuhkan penyakit.
Namun taukah Anda kalau ada beberapa pantangan makan alpukat agar tidak berdampak buruk bagi tubuh.
Terutama bagi seseorang yang memiliki penyakit tertentu.
Sebab, alpukat yang berkhasiat bagi tubuh justru akan menjadi boomerang jika salah mengonsumsinya.
Berikut ini pantangan makan alpukat yang dilansir TribunnewsBogor.com dari berbagai sumber.
1. Jangan Berlebihan
Makanan baik apapun jika dikonsumsi secara berlebihan pastilah akan jadi tidak baik bagi tubuh.
Begitu juga dengan buah alpukat jika dikonsumsi terlalu berlebihan.
Salah satu dampak kelebihan makan alpukat yakni bisa meningkatkan berat badan.
Baca juga: Cocok Dijadikan Sarapan, Catat ini Sederet Manfaat Alpukat untuk Kesehatan
Baca juga: Manfaat Masker Rambut dari Alpukat, Cegah Rontok Hingga Bikin Lembap Berkilau
Alpukat memang memiliki lemak sehat bagi tubuh, namun lemak sehat pun tetap bisa menaikkan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Selain itu, terlalu banyak makan alpukat juga bisa menyebabkan alergi, menurunkan produksi ASI, merusak hati, menurunkan kerja obat dan iritasi saluran pencernaan.
Untuk itu, sebaiknya konsumsi alpukat sewajarnya dan tidak berlebihan.
2. Jangan Dimakan Saat Perut Kosong
Alpukat memang dikenal sebagai buah yang kaya akan berbagai nutrisi.
Alpukat juga bisa membantu menurunkan kolesterol, mengontrol gula darah, melindungi mata, meningkatkan kesuburan, meningkatkan fungsi kognitif, dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
Namun, makan alpukat saat perut kosong, terutama saat Anda belum pernah mengonsumsi sebelumnya, jelas tidak baik.
Kandungan lemak dalam buah alpukat dicena oleh tubuh dengan sangat lambat.
Hal itu dapat memicu refluks pada beberapa orang.
Sebaiknya, pastikan tidak dalam keadaan perut kosong saat makan alpukat.
Baca juga: Manfaat Alpukat untuk Diet, Rutin Konsumsi Setiap Hari Bisa Turunkan Lemak Lebih Cepat
Baca juga: Manfaat Alpukat untuk Mata, Meningkatkan Penglihatan hingga Mencegah Katarak
3. Jangan Dicampur Gula dan Susu
Saat Anda ingin mendapatkan khasiat yang maksimal dari alpukat, jangan pernah mencampurnya dengan gula dan susu.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of California, Amerika Serikat, alpukat justru akan lebih sehat kalau dimakan begitu saja.
Penambahan bahan lain justru akan membuat gizinya berkurang.
Soalnya alpukat, khususnya alpukat mentega, sudah mengandung lemak yang cukup tinggi.
Tetapi lemak yang terkandung adalah lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh.
Jika ditambahkan susu atau gula, maka kita sama saja merusak lemak baik tersebut.
Tak hanya alpukat, bahkan semua buah dianjurkan untuk tidak dikonsumsi dengan susu dan gula.
Campuran ini juga akan merusak kandungan vitamin dan mineral bermanfaat dalam buah-buahan yang dikonsumsi.
Bukan hanya untuk dimakan, tetapi hal ini juga berlaku untuk alpukat yang dijus.
Jika ingin menambahkan rasa manis, Anda bisa mengonsumsi alpukat dengan tambahan madu.
Baca juga: Cara Membuat Masker Rambut dari Alpukat, Atasi Rontok dan Kusam
Baca juga: Atasi Rambut Rontok dengan Masker Alpukat, Begini Cara Membuatnya
4. Punya Penyakit Ini
Meski baik untuk kesehatan, nyatanya tidak semua orang bisa mengonsumsi buah alpukat.
Sebab ada beberapa orang dengan penyakit tertentu yang tidak boleh makan alpukat karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan mereka.
Di antaranya ; penderita hipersensitivitas, penyakit liver, penyakit pencernaan, penyakit ginjal, obesitas, latex intolerance, dan penyakit kolesterol.
selama ini alpukat sangat disarankan untuk dikonsumsi sebagai penurun kolesterol.
Alpukat memang bisa menurunkan kolesterol, tapi hanya kolesterol tinggi saja.
Sebaliknya, orang yang punya kolesterol rendah yang ekstrem sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi alpukat.
Hal ini disebabkan dalam alpukat terdapat kandungan beta sitosterol yang bisa menyerap kolesterol yang dibutuhkan dalam tubuh sehingga bagi orang yang punya kolesterol sangat rendah bisa sangat berbahaya.
Jika dikonsumsi secara terus menerus, maka alpukat bisa memicu proses penyerapan HDL atau kolesterol baik secara berlebihan pada orang dengan kolesterol sangat rendah.
Jadi lebih baik tidak disarankan untuk mengonsumsinya.
(TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti)