Breaking News:

Bima Arya Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2021

Perubahan Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp 2,9 Triliun atau naik Rp 374 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan pidatonya secara virtual dalam rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kota Bogor Tahun 2021 yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor 

"Selain itu, kami sepakat perlunya penataan cagar budaya sebagai identitas kota dan mengembangkannya menjadi objek wisata baru.

Oleh karenanya, kami menargetkan perencanaan pengadaan tanah kawasan Batu Tulis sebesar Rp 100 juta pada tahun ini," sambung Bima Arya.

Dalam Perubahan Belanja Daerah, sambung dia, Pemerintah Kota (Pemkot) mengalihkan Belanja Pegawai ke Belanja Barang Jasa dan Belanja Modal sebesar 6 persen.

Hal itu dalam rangka optimalisasi belanja pembangunan dan pelayanan publik guna menunjang pemulihan ekonomi masyarakat.

Dimana Belanja Barang sebesar Rp 62 Miliar dialokasikan untuk belanja alat kesehatan.

Terkait penundaan penyertaan modal ke PT Bank BJB melalui pembelian saham, hal itu karena menyesuaikan dengan jadwal Right Issue yang akan dilaksanakan oleh PT Bank BJB pada Semester I Tahun 2022.

"Kami memahami pula masukan DPRD terkait terbatasnya besaran bantuan sosial setiap satu unit RTLH.

Namun perlu kita pahami bahwa RTLH merupakan bantuan stimulan untuk memancing pihak lain ikut membantu.

Mengingat keterbatasan kemampuan keuangan, sementara jumlah yang perlu dibantu cukup banyak," ungkapnya.

Pun terkait dengan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Pemkot dan DPRD sependapat dengan perlunya disiapkan gedung sekolah yang aman menjelang dilaksanakannya PTM, selain mempersiapkan Prokes. Untuk itu saat ini, Pemkot sedang melakukan pengecekan bangunan dan fasilitasnya ke semua sekolah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved