Didatangi Bima Arya, Ibu Pelajar yang Tewas di Bogor : Cukup Anak Saya yang Mengalami

Diketahui RM (17) pelajar SMA negeri di Kota Bogor tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam pada Rabu (6/10/2021).

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban dan orangtua korban menaruh harapan bedar agar peristiwa ini tidak terulang dan pelaku diproses sesuai aturan hukum 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendatangi rumah duka pelajar yang tewas korban kekerasan oleh pelajar lain pada Jumat (8/10/2021) malam.

Diketahui RM (17) pelajar SMA negeri di Kota Bogor tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam pada Rabu (6/10/2021).

RM tewas dibacok oleh RP, pelajar dari sekolah berbeda.

Bima Arya didampingi KCD Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kota Bogor, Bagian Hukum dan Ham Pemkot Bogor mendatangi rumah duka di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Bima menemui orangtua korban dan langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.

Bima juga sempat mendengar orangtua korban menjelaskan kronologis sebelum peristiwa itu terjadi.

Pada kesempatan itu Bima Arya juga menyampaikan bahwa Pemkot Bogor bersama jajaran terkait akan segera melakukan maping agar peristiwa serupa tidak terulang.

Terakhur Bima juga meminta masukan dan harapan dari orangtua korban.

"Harapan keluarga seperti apa kepada Pemkot, mungkin ada yang bisa dibantu," kata Bima.

Sementara itu orangtua RM, Tina menekankan sangat menyesali peristiwa yang terjadi kepada anaknya.

Meski demikian dengan kelapangan hati dan kesabaran serta keikhlasan keluarga orangtua korban memaafkan pelaku

"Saya pasti saya memaafkan, tapi saya tetap ingin proses hukum tetap berjalan," ujarnya.

Selain itu Tina juga meminta bahwa peristiwa serupa agar tidak terjadi lagi.

Ia juga berharap agar ada antisipasi yang bisa dilakukan agar hal serupa tidak terjadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved