Garang Saat Tagih Utang Pinjol, Debt Collector Kerja 11 Jam dengan Gaji Tak Sampai Rp 1,5 juta

Debt collector pinjol bekerja lebih dari 8 jam dengan gaji kecil. Dalam dua hari kemarin Polisi menggerebek sejumlah perusahaan pinjol ilegal.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Warta Kota/Miftahul Munir
Ancaman Keselamatan Masyarakat, Polres Metro Jakpus Gerebek Sindikat Pinjol 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kehidupan debt collector pinjaman online ( pinjol ) rupanya sekeras caranya menagih utang.

Debt collector pinjol bekerja lebih dari 8 jam dengan gaji kecil.

Dalam dua hari kemarin Polisi meng gerebek sejumlah perusahaan pinjol ilegal.

Polres Metro Jakarta Pusat meng gerebek kantor pinjol di kawasan Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam penggerebakan tersebut Polisi mengamankan 56 karyawan.

Sehari kemudian, Polda Metro Jaya meng gerebek perusahaan pinjol di Ruko Crown Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

Perusahaan tersebut menaungi 13 aplikasi pinjol.

Ada 32 orang yang diamankan polisi dalam penggerebakan tersebut.

Baca juga: Putranya Dibawa Polisi, Wanita Berbaju Pink Histeris di Kantor Pinjol : Bebasin Anak Saya Pak !

Bahkan Polda Jawa Barat juga meng gerebek kantor perusahaan pinjol di Sleman.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY menggerebek sebuah perusahaan yang menaungi 23 aplikasi pinjol.

Baca juga: 106 Pinjol Legal yang Terdaftar di OJK : Begini Cek Status Legal atau Ilegal, Waspada Pinjol Ilegal

Dalam praktik menagih, debt collector perusahaan pinjol itu tak segan-segan mengintimidasi korban

Malahan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan debt collector pinjol tersebut kerap kali melakukan pengancaman pada nasabahnya.

Suasana Ruko Tempat Pinjol saat Digerebek Polisi, Karyawan Panik Diminta Angkat Tangan
Suasana Ruko Tempat Pinjol saat Digerebek Polisi, Karyawan Panik Diminta Angkat Tangan (Istimewa Polda Metro Jaya)

"Yang jelas ada pengancaman, kata-kata tidak pantas," kata Yusri Yunus.

Malahan menurut Yusri, collector tersebut menagih lewat media sosial nasabah.

Baca juga: 106 Aplikasi Pinjol yang Terdaftar di OJK, Ini Cara Cek Pinjaman Online Legal atau Tidak

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved