Diramalkan Akan Tewas Kecelakaan, Ayah Nekat Rudapaksa Anak Gadisnya, Demi Terhindar Nasib Buruk

Menurut ahli feng shui, nasihat itu agar ia terhindar dari kecelakaan yang mengancam jiwa pada 2019.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Stomp
Ilustrasi perkosaan 

Sejak saat itu, putrinya mulai menghindari tidur dengannya. Putrinya memilih tidur dengan ibu atau saudara perempuannya.

Hilang kesempatan berduaan dengan putri bungsunya di malam hari, ungkap di pengadilan, pria ini menemukan kesempatan pada siang hari, pada akhir pekan, atau selama liburan sekolah.

Baca juga: Keanehan Tragedi Susur Sungai, Ditolong Sosok Berkerudung dan Ditegur Pemancing : Tempatnya Angker

Suatu saat antara Oktober dan Desember 2018, ketika ibu dan saudara perempuan korban sedang berbelanja bahan makanan, terdakwa masuk ke kamar tidur korban dan memperkosanya.

Putrinya memintanya berhenti karena kesakitan. Pas saat itu, seperti perkiraannya, istri dan putri sulungnya pulang.

Terdakwa mengulangi perbuatannya sebelum Desember 2018 ketika korban seorang diri di rumah bersamanya.

Korban tidak memberi tahu ibu atau saudara perempuannya. Ia tidak ingin orang tuanya bertengkar atau bercerai.

Selain itu, ia juga takut ibunya akan memarahi atau bahkan menyalahkannya.

Sebelumnya, ibunya berulangkali mengingatkan kepada dirinya agar tidak membiarkan siapapun menyentuhnya atau ia jangan tanpa busana di depan orang lain.

Ilustrasi - korban rudapaksa
Ilustrasi - korban rudapaksa (thenewsminute.com)

Jaksa mengatakan, pengalaman ini membuat korban sedih dan bingung apa yang akan dilakukan. Ia tidak bisa memberi tahu ibunya, yang selama ini orang paling dekat dengannya dalan keluarga.

Kasus ini terungkap saat perilaku korban memburuk di sekolah pada Agustus 2019.

Korban tertangkap sedang minum minuman keras, menggunakan rokok elektrik, dan mogok ketika ditanyai guru.

Ia mengaku bahwa ayahnya telah “menjamahnya”.

Pihak konselor sekolah dan Kementerian Sosial dan Pengembangan Keluarga pun bertindak.

Petugas membawa korban membuat laporan ke polisi pada 29 Agustus 2019.

Ia selalu teringat atas tindakan ayahnya itu saat mengikuti ujian akhir Sekolah Dasar, ia selalu menangis saat diajak bicara tentang pelecehan tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved