Breaking News:

Pengedar Narkoba Ditangkap

Oknum Guru Honorer di Bogor Nyambi Jual Narkoba, 35 Klip Isi Sabu Jadi Barang Bukti

Tersangka RG ini jadi pengedar narkoba bekerja sama dengan tersangka CL (23) seorang buruh harian lepas asal Bogor Utara, Kota Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus melibatkan 9 tersangka terkait peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang guru honorer asal Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor berinisial RG (22) dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor.

Oknum guru honorer ini dibekuk polisi karena nyambi jadi pengedar narkotika jenis sabu.

Tersangka RG ini jadi pengedar narkoba bekerja sama dengan tersangka CL (23) seorang buruh harian lepas asal Bogor Utara, Kota Bogor.

"Kedua tersangka ditangkap pada Kamis 7 Oktober 2021 di Jalan Mayor Oking, Cibinong," kata Kapolres Bogor AKBP Harun dalam jumpa pers di Mako Polres Bogor, Selasa (19/10/2021).

Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus dan 9 tersangka kasus peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021).
Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus dan 9 tersangka kasus peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Bermotif masalah ekonomi, kedua tersangka ini mengedarkan sabu di wilayah Kota Bogor.

Modus operandi yang dilakukan kedua tersangka RG dan CL ini adalah dengan cara sistem tempel.

"Mereka sudah mengedarkan sabu selama tiga bulan," kata Harun.

Atas penangkapan ini, polisi berhasil menyita 35 klip plastik bening berisi sabu dengan berat bruto 19,11 gram.

Sabu tersebut didapat kedua tersangka dari pengedar inisial PC yang berkedudukan di daerah Bantar Kemang, Kota Bogor yang kini DPO (daftar pencarian orang) atau buron.

"Setiap pengiriman 10 gram sabu kepada pemesan, tersangka mendapatkan upah pengiriman sebanyak Rp 500 ribu dari DPO inisial PC," kata Harun.

Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus dan 9 tersangka kasus peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021).
Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus dan 9 tersangka kasus peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Diketahui, dua tersangka ini merupakan bagian dari 9 orang tersangka kasus narkoba yang dibekuk Polres Bogor dalam operasi selama dua pekan terakhir.

Sembilan orang tersangka ini ditangkap dalam pengungkapan 7 kasus narkoba jenis sabu dan ganja.

Mereka ditangkap di berbagai lokasi berbeda seperti di Cibungbulang, Cibinong, Tamansari dan juga di Bogor Timur dan Bogor Barat Kota Bogor.

"Tersangka-tersangka tersebut kita kenakan pasal 114 ayat 2, dan atau pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup atau minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 Miliar, maksimal Rp 10 Miliar," ungkap AKBP Harun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved