Info Kesehatan
Vaksin Booster Boleh untuk Masyarakat Umum, Ini Kriteria yang Ditetapkan ITAGI
Ada tiga kriteria yang ditetapkan ITAGI untuk vaksin booster bagi masyarakat umum.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro mengungkap kriteria jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk dosis ketiga atau vaksin booster bagi masyarakat.
"Rencananya booster itu kan bisa dilakukan dengan vaksin yang sama yang kita sebut homologous atau vaksin yang berbeda heterologous," kata Sri saat dihubungi Kompas com, Kamis (21/10/2021).
"Misalnya Sinovac (dosis pertama) Sinovac (dosis kedua) di-booster pakai AstraZenecca kan beda itu," kata dia.
Baca juga: 7 Cara Pencegahan Bayi Baru Lahir Tertular Covid-19
Sri mengatakan, ada tiga kriteria yang ditetapkan ITAGI untuk vaksin booster yaitu pertama, vaksin Covid-19 tersebut dapat memblokir protein spike pada Covid-19 yang bisa masuk melalui saluran pernapasan.
Kedua, vaksin tersebut memiliki efikasi yang lebih tinggi.
"Kita mencari efikasinya lebih tinggi misalnya AstraZeneca, Pfizer, Moderna lebih tinggi dari Sinovac," ujar dia.
Sri juga mengatakan, kriteria terakhir adalah efikasi vaksin terhadap varian baru virus Corona, terutama varian Delta.
"Ketiga itu menjadi pemikiran kita maka kita meneliti Sinovac (dosis pertama) Sinovac (dosis kedua) di-booster Sinovac, Sinovac Sinovac di-booster AstraZeneca, Sinovac Sinovac di-booster Pfizer, kemudian AstraZeneca di-booster oleh Pfizer atau vaksin yang sama," ucap dia.
Baca juga: Jokowi Sebut Target Vaksinasi Hingga Akhir Tahun Sebanyak 270 Juta Dosis
Sri mengatakan, hasil penelitian vaksin booster tersebut kemungkinan baru akan diketahui pada akhir tahun ini.
Ia mengatakan, saat ini, pemerintah harus fokus mengejar vaksinasi dosis kedua yang capaiannya masih di bawah target 70 persen.
"Minimal 50 persen lah, tetapi lalau dihitung sehari 2 juta yang divaksinasi baru bisa sampai di Desember kita kejar," ucap dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kriteria Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum Menurut ITAGI"