Cegah Stunting Pada Anak, Ceva Gandeng Kecamatan Bogor Timur Bagikan 1 Ton Telur

Program itu dilaksanakan dengan memberikan bantuan 1 ton telur atau eggstunting kepada anak anak stunting atau yang berpotensi stunting.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Warga menerima bantuan telur Eggstunting dari Ceva Animal Health Indonesia yang disalurkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Camat Bogor Timur Rena Da Frina. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Cegah stunting pada anak, Ceva Animal Health Indonesia membuat kolaborasi program keberlanjutan untuk memutus mata rantai stunting di Kecamatan Bogor Timur.

Program itu dilaksanakan dengan memberikan bantuan 1 ton telur atau eggstunting kepada anak anak stunting atau yang berpotensi stunting.

Seperti diketahui pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari satu tahun juga berdampak pada sektor ekonomi dan penghasilan masyarakat yang bisa jadi juga berpengaruh terhadap gizi anak anak yang orangtuanya terdampak ekonomi.

President Director Ceva Animal Health Indonesia, Edy Purwoko mengatakan bahwa sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat atas pentingnya memutus rantai stunting.

Ceva Animal Health Indonesia berkolaborasi dengan Kecamatan Bogor Timur mengadakan intervensi nutrisi kepada anak yang berpotensi stunting dengan pemberian donasi 1 ton butir telur selama 3 bulan.

"Sebagai perusahan kesehatan hewan yang turut berada di rantai pasok makanan masyarakat, menyadari pentingnya saling berbagi baik pengetahuan dan juga bantuan untuk yang membutuhkan terlebih dalam menangani kasus stunting ini," katanya Jumat (22/10/2021) usai melaksanakan kegiatan pembagian telur di wilayah Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Edy menjelasjan kegiatan ini merupakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) yang rutin dselenggarakan setiap tahun oleh Ceva Indonesia dalam program C Our Future yang diselenggarakan di 11 negara termasuk di Indonesia.

Marketing Manager Ceva Animal Health Indonesia Adhysta Prahaswari mengatakan 1 ton telur ini dibagikan kepada 85 anak-anak yang sudah tercatat memiliki kondisi berat badan kurang di 6 posyandu percontohan.

"Jadi memang kita sudah mendapatkan data data anak yang berat badannya rendah dan berpotensi stunting kemudian kita intervensi dengan pemberian telur yang dianjurkan dikonsumsi 2 butir perhari," katanya.

Setelah pemberian telur ini akan ada monitoring dari petugas gizi dan posyandu yang melakukan pemeriksaan berat badan anak, tinggi badan anak dan performa anak.

"Nanti akan kita kumpulkan dan dilakukan evaluasi di awal tahun nanti bagaimana hasil dari program ini," katanya.

Secara simbolis pembagian telur pertama dilaksanakan di wilayah Sindangsari Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Camat Bogor Timur Rena Da Frina, Asep Faisal Rahman, serta ibu peduli stunting Wakil Wali Kota Bogor Yantie Rachim.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan bahwa ada tiga hal yang menjadi fokus Pemkot dalam penanganan stunting, yaitu edukasi, kolaborasi dan amunisi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved