Bangun Tidur, Anak di Bekasi Histeris Lihat Ibunya Dihantam Tabung Gas hingga Tewas oleh Sang Ayah
Melihat sang ibu dihantam tabung gas oleh ayahnya sendiri, anak histeris hingga mengundang warga berdatangan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Anak di Bekasi teriak histeris saat melihat kepala ibunya dihantam tabung gas oleh sang ayah.
Teriakan anak ini terdengar tetangga hingga mengundang mereka datang.
Saat ditengok, kondisi korban sudah berlumuran darah.
Ia tewas lantaran kepalanya dihantam tabung gas elpiji oleh suami sendiri.
Baca juga: Kisah Pilu Balita Disiksa Calon Ayah Tiri, Ibunya Enggan Lapor Takut Tidak Jadi Dinikahi
Suami berinisial HR (30) di Bekasi, tega menghantam istrinya menggunakan tabung gas Elpiji 3 Kg hingga tewas.
Pelaku kabur setelah melakukan perbuatannya pada Rabu (27/10/2021).
Kejadian suami bunuh istri itu berlangsung dini hari, di kediaman pelaku dan korban di Jalan Randu, RT 05 RW 09, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Ketua RT setempat Alfi Armas mengatakan, korban berinisial NP (26), ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala akibat dihantam tabung gas oleh suaminya sendiri.
"Luka dibagian kepala, pas lagi tidur (dihantam tabung gas)," kata Alfi saat dikonfirmasi, Kamis (28/10/2021).
Baca juga: Pamit Mau Cari Ikan, Pemuda Tak Pulang 2 Hari, Orangtua Syok saat Tahu Kondisi Memilukan Putranya
Dia menjelaskan, saat itu korban sedang tidur bersama anak-anaknya.
Melihat sang ibu dihantam tabung gas, anak histeris hingga mengundang warga berdatangan.
"Setelah itu warga datang tapi masih belum berani masuk ke dalam, saya juga enggak berani masuk ke dalam liat dari jauh," ucapnya.
Tidak lama setelah itu, warga kemudian memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah, mendapati kondisi NP sudah berlumuran darah begitu juga dengan anaknya.
"Suami setelah kejadian melarikan diri, melarikan diri sampai saat ini belum ada informasi dari pihak keluarga suami juga mengaku tidak tahu," ucapnya.
Baca juga: Curiga Desahan di Toilet, Pelayan Restoran Syok Pergoki Wanita yang Dikenalnya Berbuat Tak Pantas
Alfi belum mengetahui secara pasti motif perbuatan pelaku tega menghabisi nyawa istrinya, untuk sementara anak korban berjumlah dua orang diungsikan ke rumah kerabat.