Breaking News:

Tim Juri Terjun ke Wilayah, Penentuan Tiga Besar Lomba Bogorku Bersih 2021

Dalam kategori ini ada enam wilayah yang berhasil menjadi finalis dalam lomba tahunan ini di Kota Bogor

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Tim juri Lomba Bogorku Bersih 2021 di antaranya Wali Kota Bogor, Bima Arya, Rektor Universitas Pakuan, Bibin Rubini, Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, Ketua Bogor Sahabat (Bobats), Guntur Santoso, mantan Bupati Bogor, Nurhayanti dan yang lainnya turun ke wilayah, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tim juri Lomba Bogorku Bersih 2021 di antaranya Wali Kota Bogor, Bima Arya, Rektor Universitas Pakuan, Bibin Rubini, Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, Ketua Bogor Sahabat (Bobats), Guntur Santoso, mantan Bupati Bogor, Nurhayanti dan yang lainnya turun ke wilayah, Rabu (27/10/2021).

Mereka melakukan penilaian Kategori Permukiman Swadaya untuk menentukan tiga besar.

Dalam kategori ini ada enam wilayah yang berhasil menjadi finalis dalam lomba tahunan ini di Kota Bogor.

Di Perumahan Taman Sari Persada, RT. 02 RW. 015, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mereka mendapatkan penjelasan tentang pemberdayaan lingkungan dan masyarakat.

Di kawasan yang dihuni 146 KK, Bima Arya bersama tim juri Bogorku Bersih untuk kategori perumahan teratur, diberi penjelasan program dan kegiatan oleh Ketua RT. 02, Adi Setiabrata.

Mulai dari pemanfaatan lahan yang ditanami sayur-sayuran, budidaya ikan lele dalam skala kecil memanfaatkan aliran sungai, pengelolaan dan pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos oleh masyarakat hingga melihat Balai Warga.

"Tadi saya melihat di depan, ada visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga yang diturunkan langsung kepada warga.

Harusnya visi itu seperti ini, langsung diturunkan oleh RT bukan oleh dinas. Kalau semua RT kaya gini mah jadinya…" kata Bima Arya sambil mengacungkan dua jempolnya.

Selain pemanfaatan lahan, tim juri juga melihat sanitasi lingkungan, kebijakan RT dalam penanganan pandemi Covid-19 dan lainnya.

Ketua RT. 02, Adi Setiabrata menjelaskan, penilaian yang dilakukan tim juri pada intinya mencoba untuk menyelaraskan antara kriteria dengan kondisi dan ikhtiar warga setempat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved