Breaking News:

Torehkan Sejarah dan Harapan Baru, Biskita Trans Pakuan Resmi Mengaspal di Kota Bogor

Peluncuran 10 bus ini merupakan uji coba di koridor 5 Ciparigi - Stasiun Bogor, secara bertahap hingga akhir tahun akan mengaspal hingga 49 bus

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Layanan transportasi publik di Kota Bogor memasuki sejarah dan babak baru. Hari ini, Selasa (2/11/2021), Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B Pramesti bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan flag off Soft Launching layanan Biskita Trans Pakuan di Plaza Balai Kota Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Layanan transportasi publik di Kota Bogor memasuki sejarah dan babak baru.

Hari ini, Selasa (2/11/2021), Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B Pramesti bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan flag off Soft Launching layanan Biskita Trans Pakuan di Plaza Balai Kota Bogor.

Peluncuran 10 bus ini merupakan uji coba di koridor 5 Ciparigi - Stasiun Bogor, secara bertahap hingga akhir tahun akan mengaspal hingga 49 bus melayani 6 koridor di Kota Bogor.

Kepala BPTJ, Polana B Pramesti menerangkan, peluncuran Biskita Trans Pakuan merupakan layanan angkutan umum massal dengan konsep Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bogor.

Ini merupakan upaya bersama BPTJ dengan Pemkot Bogor dalam menghadirkan layanan angkutan umum massal sesuai standar pelayanan minimal melalui subsidi berbasis skema Buy The Service (BTS).

"Upaya ini telah dilakukan BPTJ sejak 2019 dan terealisasi 2021 untuk pembenahan transportasi perkotaan di wilayah Bodetabek yang sangat mendesak.

Kota Bogor terpilih sebagai pilot project penerima subsidi dengan skema Buy The Service, ini didasari komitmen Kota Bogor dalam melakukan pembenahan transportasi perkotaan di wilayahnya," katanya.

Melalui subsidi dengan skema BTS dari BPTJ, Polana berharap Kota Bogor bisa menindaklanjuti dengan kebijakan-kebijakan yang bersifat push policy dalam memanfaatkan layanan Biskita Trans Pakuan, tidak hanya orang yang semula naik angkot, namun yang menggunakan kendaraan pribadi.

"Menurut kami ini akan menjadi wujud kolaborasi sesungguhnya antara pusat yang memberikan bantuan yang bersifat pull policy dan pemda yang melengkapi dengan kebijakan push policy," jelasnya.

Selama masa uji coba, layanan Biskita Trans Pakuan digratiskan, namun penggunaan E-Money tetap dilakukan sebagai bentuk sosialisasi dan keperluan survei standar pelayanan minimal.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved