IPB University
Guru Besar IPB University Beberkan Pentingnya Keamanan Pangan di Masa Pandemi
Kaitan keamanan pangan dengan pandemi Covid-19 adalah karena pangan dapat menjadi media penularan penyakit.
Terlebih lagi aktivitas menjadi kian dibatasi sehingga potensi peningkatan obesitas akan selalu ada.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar masyarakat rajin memeriksa status gizi.
Namun demikian, kata Prof Hardinsyah, banyak hal yang mempengaruhi imunitas, termasuk gizi dan makanan.
Berbagai faktor seperti gizi dan pangan, faktor lingkungan, faktor gaya hidup, serta riwayat penggunaan obat dan tindakan medik saling mempengaruhi.
Konsumsi pangan yang mengandung gula tinggi berisiko menurunkan imunitas.
Tidak hanya itu, residu pestisida juga berisiko melemahkan imunitas.
“Masyarakat wajib menyeimbangkannya dengan mengonsumsi pangan sehat seperti buah-buahan dan sayuran yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral,” tambahnya.
Di saat pandemi, masyarakat mulai menyadari manfaat beberapa jenis pangan yang mampu meningkatkan imunitas.
Misalnya air kelapa muda yang kaya dengan senyawa antioksidan dan efek antiinflamasi.
Begitu juga produk prebiotik yang semakin popular dikonsumsi.
Pangan lokal juga memiliki potensi dalam meningkatkan kesehatan tubuh. (*)