Kesaksian Istri Temukan Suami Tewas di Kamar Tidur, Aksi Keji Mertua pada Menantu Terkuak
Nelli mengaku melihat jasad suaminya setelah ia pulang mengantarkan anak ke sekolah.
Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tak ada firasat sedikitpun dibenak Nelli (36) soal kematian suaminya.
Wanita itu tak menyangka suaminya, Johdi (42) tega dibunuh oleh orang terdekatnya.
Peristiwa pembunuhan Johdi ini terjadi pada Rabu (10/11/2021), di rumahnya di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Nelli (36), sekira pukul 08.00 WITA.
Nelli mengaku melihat jasad suaminya setelah ia pulang mengantarkan anak ke sekolah.
"Tadi pagi (Rabu) saya masih mengantar anak saya sekolah, saya tahu dari pulang mengantar anak saya," ujar istri korban Nelli, dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunPontianak.
Sebelum antar anak ke sekolah, Nelli sempat melihat korban sedang tidur di kamar.
Sementara KR (73), ayah Nelli pada pagi itu masih terlihat sarapan menikmati makanan kue.
Baca juga: Bayar Rp 500 Ribu Demi Perawan Lagi, Wanita Muda Bernasib Apes, Siasat Licik Pelaku Dibongkar Polisi
"Pas pagi belum (tewas). Kan saya antar Nisa sekolah. Dia makan dadar buntung, orangtua itu. Abang (Johdi) tidur dalam kamar. Mana ada mikir bakal kayak gini," tutur Nelli, dilansir dari Youtube iNewsPontianak.
Setibanya di rumah, Nelli tak langsung masuk ke kamar, melainkan ke dapur untuk memasak.
Akan tetapi, Nelli heran suaminya belum juga bangun tidur.
"Setelah itu saya heran kenapa abang ( Johdi) belum bangun dari tidur, dan saya coba cek di kamar," terangnya.
Kemudian, Nelli yang penasaran pun pergi ke kamar korban.
Betapa kagetnya Nelli ketika melihat sang suami sedang tidur, tapi bersimbah darah.
FOLLOW:
Kepala dan wajah korban tampak berdarah seperti kena pukulan benda tumpul yang sangat keras.
Saat itu Nelli tak melihat sosok pelaku, lantaran pelaku berhasil melarikan diri usai menghabisi nyawa Johdi.
Alhasil, Nelli pun menjerit minta tolong pada tetangganya.
Tetangga pun berbondong-bondong ke rumah korban.
Sayangnya, nyawa Johdi tak bisa diselamatkan, korban tewas di tempat.
Melihat suami tewas, Nelli pun teringat soal keberadaan ayahnya, KR yang tiba-tiba menghilang.
Baca juga: Pengakuan Pilu Ayah Nekat Curi Ponsel Demi Beli Susu Anak, Kini Terancam 5 Tahun Penjara
Apalagi Nelli menerangkan kalau ayahnya pernah bertengkar hebat dengan Johdi.
Istri korban menyebut ayahnya mengalami tekanan mental pasca ditinggal wafat istri.
KR dicurigai sebagai dalang di balik pembunuhan menantunya sendiri, Johdi.
Atas kecurigaan tersebut, Nelli melapor ke Polsek Sungai Pinyuh.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Anne Tria Sefyna yang berada di TKP, membenarkan kejadian tersebut.

Namun Ia belum bisa memastikan motif kejadian dugaan pembunuhan tersebut.
"Benar, memang ada dugaan kasus pembunuhan, namun kita belum bisa memastikan motif kejadian, karena masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman," jelasnya kepada awak media.
Begitu pula dengan pelakunya, diduga adalah mertuanya sendiri yang berinisial KR.
Namun Kapolsek menegaskan, dugaan pelaku ini masih akan terus didalami.
“Nanti jika ada perkembangan terbaru dari kejadian ini akan saya informasikan kembali,” ucap AKP Anne tegas.
Baca juga: Modal Uang Kembalian, Kakek Tua Gagahi Gadis Muda Sepulang Ngaji, Orangtua Syok Anaknya Melahirkan
Pelaku ditangkap, ini motif pembunuhan
Saat jenazah korban ditemukan, sang mertua KR sudah tidak berada di rumah.
Awalnya, KR diduga melarikan diri ke hutan.
Hal itu lantaran adanya bercak darah di semak-semak hutan.
Namun setelah dilacak, KR sempat menaiki bus umum dan kabur ke Kabupaten Sambas ke rumah keponakannya.
"KR melarikan diri menuju ke hutan belakang rumahnya. Jejak itu diperkuat dengan ditemukan bercah darah dan bekas pelarian di semak-semak."

"Namun, hingga malam hari pencarian tak membuahkan hasil, ternyata KR sudah kabur ke Sambas," ungkap Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah.
Aksi keji mertua pada menantunya kini terungkap.
Pelaku yang berinisial KR (73) ini berhasil ditangkap polisi setelah 3 hari kabur.
Baca juga: Viral Video Bayi Ditato Ayahnya Sendiri, Sampai Nangis Histeris Kesakitan
Pelaku ini tega menghabisi menentunya sendiri, Johdi (42) saat korban sedang tidur di kamar di rumahnya.
Mengutip Kompas.com, pelaku diamankan saat berada di rumah kerabatnya.
"Tersangka KR kita tangkap di rumah kerabatnya di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Kamis (11/11/2021) pagi," kata AKBP Fauzan Sukmawansyah, Sabtu (13/11/2021).
Dari hasil pemeriksaan, pelaku menganiaya korban menggunakan penggiling beras yang terbuat dari batu seberat 13 kilogram.
Pelaku melancarkan aksi kejinya itu saat korban tengah tertidur.
"KR diketahui memukulkan alat itu ke arah telinga bagian kiri sebanyak tiga kali saat korban tertidur pulas."
"Hal tersebut dilatar belakangi karena pelaku sakit hati kepada korban," paparnya. (*)
(TribunBogor/Kompas/TribunPontianak)