Mamah Muda dan Bayinya Ditemukan Terkubur di Lokasi Proyek, Mayat Korban Dibungkus Plastik

Keluuarga sempat berusaha menghubungi korban melalui ponsel, namun tidak bisa. Sehingga kelurga merasa kebingungan.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Tribun Kaltim
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mayat seorang mamah muda dan bayinya ditemukan di lokasi proyek.

Korban diketahui berinisial AESM (30) dan anaknya berinisial L berusia 1 tahun.

Keduanya diduga kuat menjadi korban pembunuhan. 

Sebab, jasad sang mamah muda dan bayinya ini ditemukan dalam sebuah kantong plastik yang terkubut dikawasan penggalian pipa proyek SPAM di Kali Dendeng, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Pihak keluarga tak menyangka jika anak dan cucunya meninggal dunia dalam kondisi tak wajar.

Ayah kandung AESM , Saul Manafe mengatakan, sebelum meninggalkan rumahnya di Kelurahan/Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada 27 Agustus 2021, korban berencana mengikuti tes CPNS untuk kuota Pemerintah Provinsi NTT.

Menurut Saul, AESM memiliki jadwal tes CPNS di Kampus Politeknik Negeri Kupang pada 15 September 2021.

"Rencana tes PNS tanggal 15 September tapi tidak jadi karena anak saya ini menghilang," kata Saul, Kamis (25/11/2021), dilansir Kompas.com.

Ia mengatakan, sempat berusaha menghubungi anaknya melalui ponsel, namun tidak bisa.

Ia lalu menghubungi A yang saat itu menjemput AESM dan L di rumahnya.

Namun, A mengatakan tak mengetahui keberadaan AESM.

A dan seorang temannya berinisial B, sempat ke rumah AESM bertemu Saul dan menceritakan kalau AESM dijemput oleh seseorang bernama Randy.

Karena tak ada kabar, keluarga mencari AESM namun hasilnya nihil.

"Kami putus komunikasi dengan Asri sejak akhir Agustus hingga ada berita penemuan jenazah ibu dan anak akhir Oktober lalu."

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved