Breaking News:

UMK Bogor 2022

Hari Terakhir Pengumuman Upah Minimum 2022, Berapa UMK Bogor? Bupati Rekomendasikan Naik 7,2 Persen

Ade Yasin merekomendasikan kenaikan UMK Kabupaten Bogor tahun 2022 sebesar sebesar 7,2 persen, sesuai dengan tuntutan buruh Kabupaten Bogor.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Tribunnews.com
ILUSTRASI - Bupati Bogor Ade Yasin telah mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan UMK Bogor 2022. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Batas akhir penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 yakni hari ini, Selasa (30/11/2021).

Hingga kini, sudah banyak kepala daerah telah menetapkan besaran upah buruh di masing-masing wilayah.

Sementara di Bogor baik kota maupun kabupaten masih menunggu pengumuman dari pemerintah daerah.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin telah mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan UMK Bogor 2022.

Melalui Surat Bupati Bogor Nomor 561/1355-Disnaker Tanggal 25 November 2021, Ade merekomendasikan kenaikan UMK Kabupaten Bogor tahun 2022 sebesar sebesar 7,2 persen.

UMK Kabupaten Bogor naik menjadi Rp 4,5 juta dari angka Rp 4,2 juta di tahun 2021.

Kenaikan ini sesuai dengan tuntutan buruh Kabupaten Bogor.

Lantas, apakah rekomendasi itu akan dipenuhi oleh Gubernur Jawa Barat?

Baca juga: Usulkan UMK Bogor 2022 Naik 7,2 Persen, Asosiasi Pengusaha Ancam Pidanakan Bupati Ade Yasin

Sayangnya, Surat rekomendasi Bupati Bogor Ade Yasin yang ditujukan ke Pemprov Jabar ini mendapatkan penolakan dari Apindo Kabupaten Bogor.

Ketua Apindo Kabupaten Bogor Alexander Frans mengatakan surat rekomendasi UMK 2022 itu menyalahi aturan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved