Dibekuk Polisi, Ini Modus Anggota Dishub Gadungan di Bogor Palak Para Pelaku Usaha

Video anggota Dinas Perhubungan (Dishub) gadungan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor panik saat aksinya ketahuan beredar di media sosial.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
IG: @pancakarsakabbogor
Tangkapan layar video anggota Dinas Perhubungan (Dishub) gadungan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor panik saat aksinya ketahuan beredar di media sosial 

Laporan Wartawan TribunnewaBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, LEUWILIANG - Seorang anggota Dinas Perhubungan (Dishub) gadungan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor berinisial JT dibekuk polisi karena memeras para pelaku usaha.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Andriyanto mengatakan bahwa JT diamankan beserta barang bukti uang hasil pemerasan sebesar Rp 1.503.000.

Termasuk barang bukti lembar kwitansi pembayaran restribusi jasa usaha, lalu 1 buah stempel, 2 buah tempat tinta dan daftar nama para pelaku usaha.

"JT telah melakukan pemerasan terhadap para pelaku usaha dengan menyodorkan karcis retribusi berupa bukti pembayaran jasa usaha," kata  Kompol Andriyanto kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021).

Kata kapolsek, karcis retribusi bukti pembayaran tersebut di dalamnya dicantumkan Perda Kabupaten Bogor No 29 Tahun 2011 tentang jasa usaha.

"Para pelaku usaha (korban) ini dimintai uang mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu," kata Andriyanto.

Sementara ini, kata dia, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih pemeriksaan terhadap JT untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang meminta pungutan kepada para pelaku usaha," katanya.

Diberitakan sebelumnya, video anggota Dinas Perhubungan (Dishub) gadungan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor panik saat aksinya ketahuan beredar di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu terlihat pelaku mengenakan topi bertuliskan 'Dishub' serta mengenakan jaket hitam juga membawa tas slempang dan membawa map berisi sekumpulan kertas.

Anggota Dishub gadungan ini diduga kepergok dan direkam oleh anggota Dishub yang asli.

Si pelaku pun tampak panik dan langsung membuka dan membeberkan berkas dan uang isi map yang dia bawa di tanah sembari memberikan penjelasan dengan terbata-bata.

"Dapat uang berapa banyak ? Topi apa ini ?, Dishub. Seragam apa ini ?, Dishub. Kopel apa ini ?, Dishub. Atas nama siapa ini ?," kata pria si perekam video yang terdengar bernada emosi.

Si perekam video dengan emosi mengatakan bahwa si pelaku ini sudah menyalahi aturan karena mengaku dari sebuah organisasi tetapi memakai seragam Dishub.

Si pelaku saat itu juga terus terlihat panik sambil membereskan berkas-berkas isi map yang berceceran di tanah.

Setelah mendapat laporan, Polisi langsung melakukan penyelidikan kemudian menangkap anggota Dishub gadungan berinisial JT.

"Dari pengakuannya, JT ini bukan anggota Dishub Kabupaten Bogor, dan telah melakukan pemerasan terhadap para pelaku usaha," kata Kapolsek Leuwiliang Kompol Andriyanto.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved