Sebut Anies-AHY Bakal Hambat Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Pengamat: Representasi Kekuatan Non-PDIP
Dari sekian banyak nama potensial, ternyata hanya empat kandidat yang menguat dan membentuk dua poros utama, yakni Prabowo-Puan dan Anies-AHY.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
"Trend off-nya apa? Elektabilitas Pak Prabowo tinggi, nggak kuat. Masih rendah,” ujarnya.
"Tetapi punya mesin politik yang lebih besar, maka trend off potensinya bisa dilakukan dengan membentuk koalisi," imbuhnya.
Selanjutnya Umam memprediksi kemunculan pasangan Anies-AHY.
Menurutnya, Anies menjadi sosok yang memiliki elektabilitas tinggi saat ini dan didukung banyak elemen Islam.
Namun, orang nomor satu di Ibu Kota ini perlu dipasangkan dengan sosok yang bisa menjadi representasi non-PDIP seperti AHY.
Baca juga: Fadli Zon Menghilang di Twitter usai Ditegur Prabowo, Fahri Hamzah ke Anies: Tolong Cari Sohib Ente
Baca juga: Megawati, Puan dan Prabowo Bertemu di Istana Negara, Faldo Maldini Ungkap Alasan Jokowi Tak Ikut
"Kenapa AHY? Karena dia menjadi representasi kekuatan non-PDIP,” ujanya.
“Kecuali nanti ada dinamika yang cukup intens dan kemudian komunikasi bisa berjalan, Demokrat bisa melebur dengan sel kekuatan PDIP, bisa jadi," jelasnya.
Oleh karena itu, pekerjaan yang perlu dituntaskan oleh kubu pro-PDIP adalah dengan mengandeng elemen Islam yang besar seperti Nadhlatul Ulama (NU).
Namun, kata Umam, dua pasangan ini masih gambaran kasar berdasarkan pemetaan politik di Indonesia.
Dirinya tak menutup kemungkinan akan lahirnya tokoh baru.
"Most likely dua porosnya itu Prabowo-Puan dan Anies-AHY,” ujarnya.
"Kenapa kalau misalnya kemudian pak Mardani (Politisi PKS) dengan elemennya bisa memunculkan satu nama syukur," ucapnya.
"Tapi kalo ditempelkan dengan mas Anies itu berpotensi segmennya sama. Jadi kira-kira di 2024 begitu levelnya," tutupnya.
Politisi Gerindra Prediksi 2 Nama Ini Gantikan Jokowi
Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menggunakan ramalan dari Jongko Jayabaya sebagai patokan dalam membaca siapa sosok pengganti Presiden Joko Widodo atau Jokowi.