Breaking News:

Tak Digaji Selama Berbulan-bulan, Buruh di Bogor Laporkan Perusahaannya

Pasalnya, selama berbulan-bulan bekerja ratusan buruh tersebut tidak mendapatkan gaji dari perusahaan

Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
buruh dari PT Sukabumi Mandiri bersama tim kuasa hukum 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ratusan buruh melaporkan perusahaan tempatnya bekerja ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor.

Mereka menuntut keadilan untuk mendapatkan haknya.

Pasalnya, selama berbulan-bulan bekerja ratusan buruh tersebut tidak mendapatkan gaji dari perusahaan.

Tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Sembilan Bintang Agus Wahyu Purnomo mengatakan, kliennya ini merasa ditipu oleh perusahaab tersebut.

Sebab PT Sukabumi Mandiri tidak menunaikan kewajibannya selama berbulan-bulan untuk membayar gaji ratusan karyawannya, sehingga ratusan karyawan tersebut meminta pendampingan hukum kepada pihaknya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Berbagai upaya kita sudah lakukan, mulai dari melakukan somasi kepada perusahaan tersebut. Bahkan kita pun sempat bertemu dengan komisaris dan direktur dari PT Sukabumi Mandiri ini namun tidak ada solusi yang diberikan oleh perusahaan itu," kata Agus.

Tidak hanya itu, para buruh saat awal-awal bekerja tidak mendapatkan gaji sesuai Upah Minimun Kabupaten (UMK) Bogor, yakni Rp 4,1 juta.

Tetapi mereka dibayar hanya Rp1,8 juta dengan pembayaran yang dilakukan secara berkala, hingga pada saat ini para buruh pun tidak dibayar.

"Mereka dibayar dengan cara dicicil beberapa kali mulai dari Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Dan beberapa bulan terakhir mereka pun tidak dibayar," paparnya.

Agus juga menjelaskan saat pihaknya bertemu dengan komisaris PT Sukabumi Mandiri yakni Siti Sundari, pemilik perusahaan tersebut berdalih jika ia tidak mengetahui persoalan yang terjadi dengan para buruh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved