Geram Punya Kades Ngamar dengan Wanita Lain, Warga Sindir Harga Kamar Hotel : Masa Cuma Rp 80.000?
Solikin mengatakan unjuk rasa tersebut merupakan akumulasi kekesalan warga atas perilaku kepala desa, yang diduga telah dua kali selingkuh
Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
Ia ketahuan di dalam kamar bersama YP, tetangganya sendiri yang berstatus istri orang.
Warga geram sebab perselingkuhan itu terjadi di saat jam kerja.
Bahkan AA saat itu masih mengenakan seragam kades.

Menurut warga, kejadian ini adalah yang kedua kalinya.
"Pada kejadian pertama YP belum menikah. Sekarang statusnya sudah istri orang," ucap warga lainnya, Solikin.
Baca juga: Sisi Lain Jenderal Andika Perkasa, Intip Sikap Romantisnya pada Sang Istri saat di Bali
Minta Kades Dipecat
Dalam aksi unjuk rasa tersebu, pengunjuk rasa juga menggalang dukungan masyarakat dengan membentangkan kain putih untuk ditandatangani maupun menuliskan berbagai aspirasinya.
Tak hanya itu, warga pun membentangkan banyak spanduk dengan berbagai tulisan.
"Kami tidak mau dipimpin lurah tukang selingkuh."
"Turunkan Kepala Desa Aryojeding. Masyarakat menolak kepemimpinanmu AA, masyarakat dibodohkan."
"Pecat lurah AA sekarang juga !"
"Tanpa prestasi, banyak selingkuhnya."
"Bapak mana kebijakanmu? Kami ingin lihat hasl kerjamu !"
FOLLOW:
Dalam aksi unjuk rasa itu, warga meminta kepala desa berinisial AA itu untuk segera mundur dari jabatannya.
"Kami minta secepatnya mundur, kalau tidak kami akan melakukan aksi lebih besar. Warga sudah hilang kesabaran," tutur Solikin.