IPB University

Publikasikan Karya Ilmiah Dosen dan Peneliti, IPB University Gelar Lokakarya Nasional

eran LPPM sebagai inovasi kelembagaan juga penting dalam menguatkan kapasitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

IPB University
Dr Ernan Rustiadi, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat IPB University 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menggelar Seminar dan Lokakarya Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (Semiloka PM) 2021 secara hybrid di IPB International Convention Center.

Kegiatan tersebut bertajuk “Talkshow Pengabdian Masyarakat Berbasis Agromaritim 4.0 untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

“Ini adalah tradisi kami dalam mendiseminasikan karya-karya para dosen dan peneliti IPB University. Kita berharap tidak lagi ada gap antara inovasi dan persoalan yang hadir di masyarakat terutama pasca pandemi. Ini juga sebagai tindak lanjut kontribusi LPPM dalam kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Kepala LPPM IPB University, Dr Ernan Rustiadi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ini juga sebagai upaya penjaminan mutu dalam mengiventarisasi kegiatan yang potensial yang bertemakan agromaritim 4.0.

Lebih lanjut ia mendorong terjadinya komunikasi secara langsung antara peneliti dan mitra terkait pembinaan sumberdaya manusia.

Peran LPPM sebagai inovasi kelembagaan juga penting dalam menguatkan kapasitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Kehadiran revolusi industri 4.0 menjadi keniscayaan bagi IPB University. Melalui teknologi-teknologi 4.0 ini kita bisa mengangkat kembali kemajuan agromaritim kita,” katanya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dari sisi edukasi, Prof Pudji Muljono, Kepala Perpustakaan IPB University menjelaskan terkait pendekatan sosial dalam kegiatan pengabdian masyarakat sebagai syarat implementasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Sains (Ipteks).

Menurutnya, lembaga pemberdayaan masyarakat merupakan fasilitator dan harus dimaksimalkan dalam komunikasi atau pendekatan sosial.

LPPM juga harus berdampingan dan belajar dari masyarakat.

“Dibutuhkan cita-cita, rencana kerja, inovasi teknologi, membangun kemitraan di dalam kelompok sesuai program. Dibutuhkan juga dukungan dari kepemimpinan yang baik. LPPM juga perlu menyusun strategi penelitian dan pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kemampauan iptek dan inovasi untuk keunggulan daya saing bangsa,” imbuhnya.

Sedangkan Prof Muladno, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University ikut berbagi terkait implementasi ilmu eksakta dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

“Salah satunya melalui program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) IPB University yang ditujukan bagi kesejahteraan peternak kecil. Kini, sudah ada 17 komunitas alumni SPR yang perlu didampingi dan diteladani agar dapat mewujudkan perusahaan kolektif berjamaah. Jumlah ini akan terus bertambah,” jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved