'Saya Lemas' Jeritan Ayah Lihat Putrinya Dirudapaksa 20 Orang, Aksi Kejam Pasutri Muncikari Terkuak

Kasus pemerkosaan dan penculikan gadis 14 tahun itu kini telah ditangani Polrestabes Bandung.

Tayang:
Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
tribunnews
Ilustrasi pemerkosaan 

Tak tinggal diam, Alvian Akmal mengaku akan membantu ayah korban dengan menyediakan dua pengacara.

Hal itu dilakukan Alvian Akmal agar kasus tersebut segera terungkap.

Baca juga: Nasib 13 ABG Diajak Liburan ke Jakarta, Malah Dipaksa Layani Pengusaha, Korban Diimingi Rp 3,5 Juta

Harapan Alvian Akmal dan ayah korban, semua pelaku yang memperkosa dan terlibat dalam penculikan sang gadis lekas ditangkap pihak kepolisian.

"Saya waktu diomongin polisi sampai ngedrop, enggak bisa bangun," ujar ayah korban seraya menangis.

"Abang enggak usah takut, enggak usah takut sama apapun, Kita benar. Besok Saya bawa dua pengacara," kata Alvian Akmal.

"Makasih banyak Bang. Saya badan, Saya udah lemas," imbuh ayah korban.

Curhat Pilu Ayah Korban Lihat Putrinya Dirudapaksa 20 Orang, Menangis Ingin Semua Pelaku Ditangkap
Curhat Pilu Ayah Korban Lihat Putrinya Dirudapaksa 20 Orang, Menangis Ingin Semua Pelaku Ditangkap (Instagram @alvianakmal)

Peran Pelaku

Kasus pemerkosaan dan penculikan gadis 14 tahun itu kini telah ditangani Polrestabes Bandung.

Telah menangkap tiga pelaku, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo angkat bicara.

Dikutip dari Tribun Jabar, AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan bahwa ketiga pelaku memiliki peran masing-masing.

Baca juga: Cerita Rosyidin Selamat Seusai Disambar Petir saat Bertugas, Bajunya Robek: Saya Pasrah

"Pertama inisial I, dia kenalan lewat Facebook dengan korban," ujar AKBP Rudi Trihandoyo.

Melancarkan aksinya, I kemudian mengajak rekannya yakni S bersama L sepasang suami istri.

Pasutri itu diajak untuk bersama-sama menjual korban melalui aplikasi Michat.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunnews.com)

L merupakan istri dari S dan diduga turut terlibat dalam perkara tersebut yakni dengan mengancam dan terlibat menjual korban.

"Muncikarinya I sama S yang menawarkan korban di Michat," ungkap AKBP Rudi Trihandoyo.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved