'Saya Lemas' Jeritan Ayah Lihat Putrinya Dirudapaksa 20 Orang, Aksi Kejam Pasutri Muncikari Terkuak

Kasus pemerkosaan dan penculikan gadis 14 tahun itu kini telah ditangani Polrestabes Bandung.

Tayang:
Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
tribunnews
Ilustrasi pemerkosaan 

Saat ini, korban masih mengalami trauma akibat diculik dan dirudapaksa oleh pelaku.

"Korban sekarang sudah mendapat pendampingan dari pusat terpadu perempuan dan anak," ucap AKBP Rudi Trihandoyo.

Baca juga: Nasib 13 ABG Diajak Liburan ke Jakarta, Malah Dipaksa Layani Pengusaha, Korban Diimingi Rp 3,5 Juta

Tanggapan Polrestabes Bandung

Kasus pemerkosaan dan penculikan itu kini telah ditangani Polrestabes Bandung.

Masih dikutip dari Tribun Jabar, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo mengurai detail kejadian.

AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan bahwa korban dan pelaku awalnya berkenalan lewat facebook.

Lalu oleh pelaku, korban diajak bertemu.

Nasib buruk sang gadis 14 tahun pun dimulai usai bertemu pelaku.

"Kronologisnya dia (korban) kenalan lewat Facebook sama pelaku. Dia diajak ketemu," ujar AKBP Rudi Trihandoyo saat dihubungi Tribun Jabar pada Selasa (28/12/2021).

Janjian, korban dan pelaku bertemu di sebuah tempat di Andir, Kota Bandung.

Saat itu, korban dicekoki minuman keras oleh pelaku.

Perihal pertemuan itu, AKBP Rudi Trihandoyo tidak merinci berapa jumlah pelaku saat bertemu korban.

Baca juga: Kesaksian Dokter saat Bantu Korban Herry Wirawan Bersalin, Sang Guru Cabul Rudapaksa Saudara Sendiri

Ia hanya memastikan bahwa setelah dicekoki minuman keras, korban dirudapaksa pelaku.

Adapun usai dirudapaksa, korban kemudian dijajakan atau dijual sebagai PSK di media sosial melalui aplikasi Michat.

"Dicekoki minuman miras, setelah itu diperkosa," kata AKBP Rudi Trihandoyo.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved