Kasus Pembunuhan di Subang

Polisi Ungkap Sketsa Wajah Pembunuh Amel, Kakak Tuti Ungkap Firasat Permintaan Almarhumah: Bersihkan

Diungkap Kombes Pol Yani Sudarto, penyidik telah membuat sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
kolase Tribun Jabar
Alasan HP Suami Korban Pembunuhan Disita Polisi, Hubungan Yosef dan Tuti Diungkap Kakak 

Kombes Pol Yani Sudarto menyebut pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak lima kali guna mengungkap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

sketsa terduga pelaku kasus Subang, yang menghabisi nyawa Tuti dan Amalia
sketsa terduga pelaku kasus Subang, yang menghabisi nyawa Tuti dan Amalia (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Polisi juga telah melakukan autopsi korban sebanyak dua kali.

"Pemeriksaan saksi-saksi total sudah 69 saksi,15 di antaranya saksi dari keluarga, 11 saksi yang saat itu melintas dan 32 saksi untuk menentukan alibi, sedangkan 11 saksi lainnya tidak berhubungan dengan perisristiwa, tapi diambil keterangannya," kata Kombes Pol Yani Sudarto.

Selain itu, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan saksi ahli sebanyak tujuh orang, termasuk melakukan analisis CCTV.

"Analisis CCTV kurang lebih 40-50 titik yang diambil sepanjang 50 kilometer," ungkap Kombes Pol Yani Sudarto.

Baca juga: Giring Buka Suara soal Kabar di-DO dari Kampus Paramadina : Saya Gak Pernah Ketemu dengan Anies

Lamanya pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Desa Jalan Cagak itu turut diungkap Kombes Pol Yani Sudarto.

Diakui Kombes Pol Yani Sudarto, kasus pembunuhan itu memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Hal itulah yang membuat penyidik belum mendapat dua alat bukti perkara.

"Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti," ucap Kombes Pol Yani Sudarto.

Kendati demikian, Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana tetap optimis.

Irjen Pol Suntana mengungkap satu perkara tidak selalu berlangsung dengan cepat.

"Memang dalam pengungkapan satu perkara itu tergantung bukti-buktinya, ada yang cepat dan lama, seperti kasus perampokan My Bank itu cepat," ujar Irjen Pol Suntana di Polda Jabar, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Cerita Pemilik Jembatan Perahu Viral Bisa Hasilkan Rp 20 Juta Per Hari, Biaya Pembuatannya Fantastis

Untuk kasus Subang, Irjen Pol Suntana menargetkan secepatnya terungkap di awal tahun 2022.

"Untuk kejadian di Subang mohon doanya target saya awal tahun ini penyidik sedang mengumpulkan fakta-faktanya."

"Mohon kesabarannya, saya berkomitmen terhadap kasus ini," pinta Irjen Pol Suntana.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved