Manfaat Alpukat

Manfaat Alpukat untuk Dikonsumsi Bayi, Lemak Sehatnya Bagus untuk Perkembangan Otak

Alpukat memiliki segudang manfaat sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI). Nutrisi dan lemak sehatnya bagus untuk perkembangan otak bayi.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
orami
Manfaat alpukat untuk Makanan Pendamping ASi (MPASI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berikut ini manfaat alpukat untuk MPASI.

Alpukat memiliki segudang manfaat sebagai Makanan Pendamping ASI ( MPASI).

Pasalnya, alpukat mengandung banyak nutrisi dan lemak sehat yang bagus untuk perkembangan otak bayi.

Kandungan baik pada alpukat bisa membuat bayi-cerdas' title=' bayi cerdas'> bayi cerdas dan sehat selama tahap perkembangan kritis si kecil.

Mungkin beberapa ibu menganggap bahwa lemak tidak boleh dikonsumsi oleh bayi.

Padahal, membatasi asupan lemak pada bayi justru akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya, bahkan bisa menyebabkan bayi kekurangan gizi.

Lemak merupakan salah satu makronutrien inti yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Baca juga: 6 Manfaat Alpukat untuk Kulit, Membuat Kulit Bercahaya hingga Meminimalkan Jerawat

Lemak baik seperti asam lemak omega-3 dapat memberikan manfaat kesehatan bagi si Kecil, yaitu untuk pertumbuhan otak, perkembangan saraf, dan kognitif.

Oleh karena itu, agar nustrisi bayi tercukupi, memilih buah alpukat sebagai menu MPASI bayi sangat tepat.

Selain mencerdaskan, alpukat pun dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran bayi karena memiliki sifat antioksidan, antiperadangan dan antimikroba.

Melalui kandungan sifat antioksidan dalam alpukat dapat menetralisir dan menghilangkan racun dari tubuh Si Kecil, serta melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Follow us :

Sementara itu, antiperadangan di alpukat berguna untuk mengontrol peradangan yang disebabkan oleh rangsangan iritasi, patogen dan kerusakan jaringan, sehingga bisa menyembuhkan luka, goresan, dan ruam pada kulit Si Kecil.

Untuk sifat antimikroba pada alpukat, berfungsi untuk memerangi infeksi yang disebabkan oleh patogen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved